Respublica, Makassar — Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan kembali mengalami kerusakan meski pengaspalan baru dilakukan sekitar sebulan lalu. Sejumlah titik di badan jalan terlihat berlubang dan retak, bahkan di beberapa bagian telah dilakukan penambalan, padahal usia perbaikan belum genap satu bulan.
Berdasarkan pantauan Respublica, Rabu (24/12/2025) kondisi jalan yang merupakan jalur lintas provinsi yang rusak tersebut telah direspons dengan perbaikan sementara berupa penambalan lubang.

Namun, kondisi ini justru memunculkan pertanyaan di kalangan publik terkait kualitas pengerjaan proyek dan material aspal yang digunakan. Selain itu, sejumlah bagian jalan dinilai dikerjakan kurang rapi.
Kerusakan jalan ini menuai keluhan dari para pengguna jalan. Selain mengganggu kenyamanan berkendara, kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua yang rawan terperosok ke lubang jalan.
Warga menilai kualitas pengerjaan proyek perlu dievaluasi secara serius, mengingat Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan akses vital yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum.
Kondisi ini membuat beberapa hari yang lalu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKES Nani Hasanuddin, melakukan aksi unjuk rasa dengan mempertanyakan kualitas material aspal yang digunakan dalam proyek perbaikan jalan tersebut.
Melalui BidangPerguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) Ibe, HMI mempertanyakan kualitas material aspal yang digunakandalam proyek perbaikan jalan tersebut.
“Kami mempertanyakan kualitas aspal yang digunakan. Baru beberapa hari setelah diaspal, jalan ini sudah kembaliberlubang dan ditambal. Jika belum sebulan kondisinya sudahrusak, maka patut diduga pengerjaannya tidak sesuai standaroperasional prosedur (SOP),” ujar Ibe dilansir dari narasimedia.id
Comment