Makassar, Respublica— Meski Sekretariat maupun Anggota DPRD Kota Makassar telah menempati kantor sementara di Perumnas Regional VII, sejumlah keterbatasan masih dihadapi.
Kondisi tersebut membuat pihak DPRD menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar seluruh agenda kedewanan tetap berjalan lancar. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan ruang yang membuat pelaksanaan rapat paripurna tidak dapat dilakukan seperti di kantor lama.

Kapasitas ruangan yang terbatas membuat undangan tak dapat tertampung sepenuhnya. Sekretaris DPRD Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan bahwa beberapa kegiatan kini dilakukan secara kombinasi daring dan luring sebagai solusi sementara.
“Contoh Rapat Paripurna, otomatis tidak bisa dikerjakan secara penuh untuk SKPD, mungkin kita lakukan secara daring namun untuk anggota dewan, pimpinan dalam hal ini Bapak Walikota, ibu Wawali, dan pak Sekda mungkin kita bisa hadirkan secara langsung,” ujarnya.
“Begitu juga dengan Forkopimda kemungkinan kita hadirkan secara online/daring dan SKPD terkait itu bisa hadir secara langsung. Namun SKPD-SKPD tertentu yang tidak berkaitan dengan perancangan paripurna kita itu mungkin dihadirkan secara daring,” tambahnya.
Meski dihadapkan pada kondisi terbatas, pihak sekretariat memastikan seluruh agenda kedewanan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dalam waktu dekat, DPRD Makassar dijadwalkan melaksanakan sejumlah rapat dan kegiatan reses sebagai bukti kelanjutan aktivitas lembaga.
“Sekarang berjalan semua, dalam waktu dekat ini sudah Reses, mungkin tanggal 9 ini kita akan lakukan Paripurna meskipun mungkin secara daring. Semua yang teragendakan di Bamus ini alhamdulillah berjalan. Jadi tidak ada terkendala sama sekali,” kata Rahmat.
Comment