Makassar, Respublica— Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Foin Point Makassar, Minggu (23/11/2025).
Forum tahunan ini dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, para legislator PKS dari pusat hingga daerah, serta jajaran pengurus kabupaten/kota se-Sulsel.

Dalam penyampaiannya, Sekjen DPP PKS Muhammad Kholid menegaskan bahwa agenda Rakerwil merupakan kelanjutan langsung dari keputusan Rapat Kerja Nasional.
“Kami di DPP sudah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional dengan seluruh pengurus se-Indonesia. Waktu itu juga kita undang DPW Sulsel untuk hadir. Nah, Rakerwil ini adalah menurunkan amanat yang sudah ditetapkan di Rakernas,” kata Kholid.
Ia menekankan pentingnya setiap DPW menerjemahkan arahan pusat ke dalam program yang selaras dengan karakteristik daerah.
“Olehnya itu, Kholid meminta kepada seluruh DPW termasuk di Sulawesi Selatan untuk menurunkan yang menjadi khas dengan lokalitas di wilayahnya masing-masing. “Ada program turunan dari pusat, ada program yang khas sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan,” bebernya.
Kholid menyebut bahwa penguatan struktur internal dan peningkatan kualitas pelayanan publik akan menjadi fokus utama PKS.
“Jadi, kita memiliki K2P2: kader, kaderisasi, dan pelayanan publik. Itu sebagai tema kerja kita ke depan,” terang Kholid.
Ia menyatakan optimisme bahwa langkah konsolidasi ini akan memperkuat kesiapan PKS menghadapi kontestasi elektoral berikutnya.
“Jadi dengan kerangka kerja K2P2 tadi, kita yakin ya, insyaAllah dengan dukungan masyarakat Sulawesi Selatan, PKS di Sulawesi Selatan akan bisa meraih targetnya,” ujarnya.
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa partai telah merumuskan target besar untuk Pemilu 2029.
“InsyaAllah kita akan mentargetkan perolehan suara kita, kursi kita di DPR RI, di provinsi, dan di kota/kabupaten lebih besar daripada yang sekarang ini,” jelas Anwar.
Ia juga menegaskan ambisi PKS Sulsel untuk naik peringkat dalam peta politik daerah. “Pertama kita akan tambah, mudah-mudahan kepala daerah juga nambah. Kedua, karena ada isu Sulsel Sulawesi Timur, nah. Ini Pak Andi Akmal, mudah-mudahan jadi Gubernur Sulawesi Timur nantinya,” pungkasnya.
Comment