KPU Makassar Ajak Siswa SMAN 2 Jadi Pemilih Cerdas

Makassar, Respublica— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar membuka rangkaian edukasi demokrasi tahun 2026 dengan menyasar pemilih pemula di SMA Negeri 2 Makassar. Melalui program “KPU Mengajar”, KPU menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi politik generasi muda sejak dini.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Makassar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran KPU Makassar dan berharap program ini mampu membentuk siswa sebagai pemilih yang cerdas serta tidak apatis terhadap proses demokrasi di Indonesia.

ads

Materi utama disampaikan langsung oleh Anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, dengan didampingi Anggota KPU Kota Makassar lainnya, Sri Wahyuningsih. Kehadiran jajaran komisioner ini menjadi penegasan bahwa edukasi pemilih merupakan agenda strategis yang harus dilakukan secara langsung di lingkungan pendidikan.

Dalam paparannya, Muh. Abdi Goncing menekankan peran sentral generasi muda dalam demokrasi. “Program KPU Mengajar ini bukan sekadar sosialisasi formal, melainkan ruang bagi kita untuk berdiskusi. Kami ingin adik-adik di SMA Negeri 2 Makassar memahami bahwa satu suara kalian sangat berharga bagi integritas demokrasi kita,” tegas Abdi.

Antusiasme siswa SMAN 2 Makassar tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang berlangsung intens. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas berbagai isu seputar demokrasi dan pemilu.

Hasil diskusi kemudian dipresentasikan oleh perwakilan masing-masing kelompok di hadapan forum. Sesi ini menjadi ruang ekspresi bagi para pelajar untuk menyampaikan pandangan kritis mereka, sekaligus mencerminkan kepedulian dan pemahaman yang mendalam terhadap pentingnya integritas demokrasi di Indonesia.

KPU Kota Makassar berharap pelaksanaan program “KPU Mengajar” di SMA Negeri 2 Makassar dapat menjadi pemantik bagi sekolah lain untuk turut aktif dalam pendidikan politik. Dengan partisipasi yang berkelanjutan, siswa diharapkan tumbuh sebagai agen perubahan yang sadar demokrasi dan berintegritas dalam mengawal masa depan bangsa.

Comment