Prabowo Bakal Paparkan Gagasan ‘Prabowonomics’ di Forum Ekonomi Dunia

Foto: BPMI Setpres

Jakarta, Respublica— Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir dan berpartisipasi aktif dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Presiden tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 17.55 waktu setempat. Setibanya di tangga pesawat, ia disambut oleh Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss, I Gede Ngurah Swajaya, dan Atase Pertahanan KBRI Paris, Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan.

ads

Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Dari bandara, Presiden dan rombongan terbatas langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Swiss.

Dalam keterangan persnya, Seskab Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato kunci dalam forum yang dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan global.

Menurut Teddy, Presiden akan memaparkan gagasan ekonomi yang telah dirancang dan dijalankan, baik sebelum maupun selama masa kepresidenannya, yang dikenal sebagai Prabowonomics.

“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang,” ujar Seskab Teddy kepada wartawan di Bandar Udara London Stansted, Inggris, sebelum lepas landas menuju Swiss.

“Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics, jadi anda lihat saja besok,” tambahnya.

World Economic Forum sendiri merupakan organisasi internasional nirlaba bersifat multistakeholder yang mendorong kerja sama antara para pemimpin global untuk menghadapi tantangan dunia melalui dialog dan kolaborasi lintas sektor.

WEF Annual Meeting 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, menekankan pentingnya semangat dialog terbuka dan kolaboratif di tengah ketidakpastian ekonomi serta dinamika geopolitik global.

Partisipasi Indonesia di forum ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan posisi negara dalam rantai pasok global, memperkuat citra dan peluang investasi, serta menarik komitmen investor di sektor energi hijau, ekonomi digital, dan sektor strategis lain.

Selain mengikuti forum, Indonesia juga menyelenggarakan Indonesia Pavilion pada 19–23 Januari 2026 serta acara Indonesia Night pada 21 Januari 2026, sebagai wadah direct engagement dan penguatan jejaring untuk mendorong investasi ke Tanah Air.

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF 2026 menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam dialog global dan kolaborasi multilateral, sekaligus memperjuangkan kepentingan nasional di tengah tantangan dan ketidakpastian dunia.

Comment