Makassar, Respublica — Koperasi Karyawan Tirta Sejahtera Perumda Air Minum Kota Makassar mencatat kenaikan Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi Rp314 juta pada Tahun Buku 2025, naik Rp14 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian itu disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Aula Tirta Dharma, Kamis (12/02/2026).
Selain peningkatan SHU, koperasi juga menyelesaikan pembayaran tunggakan pajak sebesar Rp198 juta sepanjang 2025. Manajemen menilai hal itu sebagai bagian dari komitmen terhadap kepatuhan dan pembenahan administrasi.

RAT Tahun Buku 2025 tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban, tetapi juga menyusun rencana kerja 2026.
Ketua Koperasi, Syarifuddin Amirullah, menyatakan RAT merupakan forum tertinggi untuk mempertanggungjawabkan kinerja pengurus sekaligus merumuskan program kerja tahun berikutnya. Ia mengapresiasi dukungan Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar sebagai pembina yang memberi ruang pengembangan koperasi.
“Koperasi ini milik bersama. Partisipasi anggota menjadi kunci kemajuan dan kesejahteraan ke depan,” kata Syarifuddin.
Ia juga berharap pembenahan tata kelola dan peningkatan skala usaha dapat memperkuat peran koperasi dalam mendukung kesejahteraan karyawan serta menunjang kinerja Perumda Air Minum Kota Makassar secara berkelanjutan.
Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Nanang Supriyatno yang membuka RAT secara resmi mengatakan kinerja koperasi menunjukkan tren positif.
Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola, terutama dalam sistem pencatatan keuangan dan pembagian kewenangan.
“Aset koperasi saat ini sekitar Rp3,5 miliar. Ke depan, pencatatan dan sistem informasi harus lebih rapi dan transparan agar koperasi semakin sehat,” ujarnya
Ia juga mendorong strategi memperbesar volume usaha dengan margin yang efisien agar kontribusi koperasi terhadap kebutuhan internal perusahaan meningkat. Menurut dia, koperasi merupakan milik seluruh karyawan dan harus dikelola secara profesional.
Kepala Bidang Dinas Koperasi Pemerintah Kota Makassar, Hermin, yang hadir mewakili Kepala Dinas, mengapresiasi pelaksanaan RAT yang tepat waktu. Dari sekitar 600 koperasi di Makassar, baru sekitar 40 yang telah menggelar RAT hingga Februari ini.
Ia mencatat jumlah anggota Koperasi Tirta Sejahtera yang mendekati seribu orang sudah masuk kategori besar dan memerlukan pengelolaan yang semakin profesional, termasuk digitalisasi pelaporan agar lebih transparan dan akuntabel.
Comment