Menlu Iran Ancam AS dan Israel: Militer Kami Siap dan Akan Beri Pelajaran Setimpal

Makassar, Respublica— Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan pernyataan keras menyusul meningkatnya ketegangan antara Teheran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Melalui akun media sosialnya, ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi. Dalam pernyataannya, Araghchi secara langsung menyasar Perdana Menteri Israel dan Presiden AS.

ads

“Perang Netanyahu dan Trump terhadap Iran sepenuhnya tidak diprovokasi, ilegal, dan tidak sah,” ujarnya. Ia juga mengkritik slogan politik Presiden AS dengan mengatakan, “Trump telah mengubah ‘America First’ menjadi ‘Israel First’ – yang selalu berarti ‘America Last’.”

Lebih jauh, Araghchi menekankan kesiapan militer Iran dalam menghadapi situasi yang berkembang. “Angkatan Bersenjata kami yang kuat siap menghadapi hari ini dan akan mengajarkan kepada para agresor pelajaran yang pantas mereka terima,” tegasnya.

Untuk memperkuat argumennya, Araghchi turut membagikan tangkapan layar cuitan Donald Trump pada 2012 yang berbunyi: “Sekarang ketika angka jajak pendapat Obama merosot tajam – perhatikan dia akan melancarkan serangan ke Libya atau Iran. Dia sedang putus asa.”

Unggahan tersebut dinilai sebagai upaya menunjukkan inkonsistensi sikap politik Washington sekaligus menegaskan posisi Iran bahwa tindakan militer terhadap negaranya tidak memiliki legitimasi.

Comment