Makassar, Respublica— Anggota Komisi B DPRD Makassar, William Laurin, mengingatkan potensi dampak serius fenomena El Nino berkepanjangan terhadap sektor pangan dan ekonomi, termasuk kemungkinan kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, peringatan dari BMKG yang memprediksi awal musim kemarau 2026 terjadi lebih cepat di sejumlah wilayah sejak April seiring potensi El Nino yang menguat harus menjadi perhatian serius. Ia menilai kondisi ini berpotensi memicu gangguan produksi pangan di berbagai daerah.

“Nah posisinya sekarang kita mengantisipasi termasuk dengan adanya imbauan dari BMKG adalah bagaimana khususnya yang daerah-daerah yang punya produksi termasuk bahan-bahan pangan ini melakukan mitigasi-mitigasi sehingga untuk produksinya tidak terganggu,” jelasnya.
Selain itu, Sekretaris PDIP Makassar itu juga menyoroti potensi kenaikan biaya distribusi akibat rencana penyesuaian harga BBM yang disebut-sebut akan terjadi dalam waktu dekat. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu inflasi yang sulit dihindari.
“Dengan kondisi sekarang itu pasti dampaknya bisa terkena ke seluruh dunia juga karena pasokan bahan bakar kita memang masih ditentukan dari luar,” tambahnya.
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau penimbunan barang, karena justru dapat memperparah kelangkaan.
“Mudah-mudahan kita boleh mengantisipasi dengan membeli dalam jumlah cukup, tapi sesuaikan dengan kecukupan. Jangan sampai over sehingga ada yang tidak kebagian,” lanjutnya.
Di sisi lain, DPRD bersama pemerintah daerah juga didorong untuk memperketat pengawasan guna mencegah praktik penimbunan, terutama BBM dan gas elpiji.
Ia menegaskan, pengawasan harus dilakukan sejak dini dengan memantau potensi wilayah yang rawan penimbunan, termasuk distribusi gas elpiji yang disebut berpotensi mengalami kelangkaan.
“Ada beberapa daerah yang punya kemampuan untuk menimbun itu harus diperhatikan dan dipantau. Pemerintah kota juga bisa minta bantuan aparat penegak hukum untuk membantu memantau itu,” katanya.
Lebih jauh, ia menilai Pemkot Makassar perlu segera membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna mengantisipasi potensi krisis pangan dan energi.
“Bukan sebaiknya, seharusnya. Dengan kondisi begini apalagi dengan informasi bahwa dalam waktu dekat ada kenaikan harga BBM, pemerintah kota harus segera menginstruksikan dinas terkait untuk membentuk satgas khusus,” tegasnya.
Satgas tersebut diharapkan dapat mengawasi ketersediaan pangan dan energi secara terpadu, sehingga dampak dari El Nino dan gejolak harga global dapat diminimalisir di tingkat daerah.
Comment