Yulius Patandianan Gelar Pengawasan RSUD Daya, Tekankan Pentingnya Layanan Berkualitas

Makassar, Respublica — Anggota DPRD Kota Makassar, dr. Yulius Patandianan, menggelar kegiatan Pengawasan Pelaksanaan Pemerintahan Daerah Angkatan II bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya di Hotel Karebosi Premier, Kamis (9/4/2026).

Hadir sebagai pembicara, Direktur RSUD Daya, Andi Ani Mulyani, yang memaparkan kondisi dan capaian layanan kesehatan di RSUD Daya. Selain itu, dr. Tamira, M., Sp.GK, MARS, turut menyampaikan materi terkait pengawasan penyelenggaraan layanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia).

ads

Dalam sambutannya, Yulius menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditawar dalam kehidupan masyarakat.

“Kita tahu persis bahwa kesehatan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan. Apa pun yang kita lakukan tidak akan berjalan dengan baik jika kita tidak sehat. Karena itu, kesehatan menjadi kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsep sehat tidak hanya sebatas bebas dari penyakit, melainkan mencakup keseimbangan fisik, mental, dan sosial.

Lebih lanjut, Yulius menekankan bahwa tanggung jawab penyediaan layanan kesehatan merupakan amanat konstitusi. Ia merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan peran negara dalam menjamin fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Artinya, Pemerintah Kota Makassar memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan pelayanan kesehatan yang layak bagi seluruh warganya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti keterbatasan fasilitas rumah sakit milik pemerintah daerah. Saat ini, Makassar baru memiliki satu rumah sakit daerah yang beroperasi, yakni RSUD Daya. DPRD, kata dia, terus mendorong penambahan fasilitas layanan kesehatan guna menjamin pemerataan akses.

“Kami mendorong pembangunan rumah sakit baru. Ada RS Ujungpandang Baru pembangunannya direncanakan mulai tahun ini. Sementara di Batua, masih dalam tahap evaluasi, apakah akan dilanjutkan atau dibangun ulang karena sebelumnya sempat mengalami kendala,” ungkapnya.

Menurut Yulius, pemerataan layanan kesehatan menjadi kunci agar seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pinggiran, dapat mengakses pelayanan secara optimal.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini bertujuan memastikan seluruh program yang telah dirancang oleh RSUD Daya dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan semua program yang direncanakan benar-benar terlaksana dengan baik dan tepat waktu. Harapannya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu,” katanya.

Yulius juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan sebagai faktor utama dalam menunjang mutu pelayanan.

Selain kompetensi tenaga medis dan paramedis, sikap ramah serta kenyamanan fasilitas rumah sakit juga menjadi aspek yang tidak kalah penting.

“Kualitas SDM sangat menentukan. Ditambah dengan keramahan tenaga medis dan paramedis serta didukung fasilitas yang nyaman, tentu ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit kita,” pungkasnya.

Comment