Makassar, Respublica— Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar SUPREMASI 2025 pada Rabu, 19 November 2025.
Kegiatan ini merupakan agenda pengembangan akademik dan kompetisi yang dirancang sebagai ruang peningkatan kemampuan, penguatan solidaritas, serta pendalaman pemahaman mahasiswa dalam berbagai bidang keilmuan hukum.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan berbagai pihak serta kerja keras panitia yang telah mempersiapkan rangkaian acara melalui tahapan koordinasi yang matang.
Kegiatan Supremasi di buka oleh , Presiden BEM FH-UH Muh. Dzaki Arya Nauval, mewakili Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FH-UH sekaligus Dewan Pembina FORMAHAN FH-UH, Prof. Dr. Maskun, S.H., LL.M dan dihadiri Ketua Umum Forum Mahasiswa Hukum Administrasi Negara FH-UH, Muh. Resky Ardian.
Selain itu, para dosen yang bertindak sebagai dewan juri pada kompetisi esai dan debat juga hadir dan memberikan kontribusi penting dalam penilaian perlombaan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Naufal Athallah Jabal mengatakan, kegiatan Supremasi tahun ini berjalan dengan melibatkan beberapa divisi, yaitu Divisi Acara, Perlengkapan, Dana dan Usaha, Humas, serta Dokumentasi.
“Seluruh divisi bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab demi memastikan keseluruhan rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sumber pendanaan kegiatan berasal dari beberapa sponsor, yakni Amsterdam Institut, Banana Coffee (BACO), dan Delicate Bakery, serta dukungan dari dana fakultas dan dana usaha panitia.
Seluruh anggaran dikelola dengan prinsip efektif, efisien, dan akuntabel, mencakup kebutuhan teknis, perlengkapan, konsumsi, dan operasional kegiatan.
Supremasi 2025 tahun ini tidak hanya menghadirkan seminar nasional, tetapi juga dirangkaikan dengan dua cabang kompetisi, yaitu lomba esai dan debat tingkat SMA.
Lomba esai diikuti oleh 14 pengirim karya, sementara kompetisi debat diikuti oleh 6 SMA dengan total 8 tim, menjadikan tahun ini sebagai penyelenggaraan perdana untuk kedua kompetisi tersebut di bawah kegiatan Supremasi.
Naufal Athallah Jabal menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun material sehingga Supremasi 2025 dapat terlaksana dengan baik. Ia juga memohon maaf atas kekurangan yang mungkin terjadi selama proses persiapan maupun pelaksanaan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan Supremasi 2025 mampu memberikan manfaat, wawasan, serta pengalaman berharga bagi seluruh peserta, sekaligus menjadi pijakan untuk pelaksanaan kegiatan serupa yang lebih besar dan berkualitas pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Comment