Makassar, Respublica— Seorang pejabat tinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa negaranya siap menghadapi kemungkinan invasi dari Amerika Serikat. Ia bahkan berjanji pasukan Iran akan menangkap dan membunuh tentara AS jika mereka memasuki wilayah Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Larijani pada Kamis, di tengah meningkatnya ketegangan setelah sejumlah pejabat AS, termasuk Presiden Donald Trump, tidak menutup kemungkinan pengerahan pasukan darat ke dalam wilayah Iran.

Larijani yang menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memperingatkan bahwa langkah tersebut akan membawa konsekuensi serius.
“Beberapa pejabat Amerika mengatakan mereka berniat memasuki wilayah Iran melalui operasi darat dengan beberapa ribu tentara,” kata Larijani dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Aljazeera.
Ia kemudian menyinggung dua pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, yakni Ruhollah Khomeini dan Ali Khamenei. Dalam pernyataannya, Larijani menyebut para pendukung kedua tokoh tersebut siap menghadapi pasukan Amerika.
“Putra-putra pemberani Imam Khomeini dan Imam Khamenei sedang menunggu kalian, siap mempermalukan para pejabat Amerika yang korup dengan membunuh dan menangkap ribuan dari mereka,” ujarnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Ia menegaskan bahwa Iran tidak gentar menghadapi kemungkinan invasi Amerika.
Comment