Disperkim Makassar: 26 Klaster GMTD Belum Serahkan Fasum-Fasos

Makassar, Respublica— Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat kewajiban penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) oleh PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang belum dipenuhi sepenuhnya.

Mahyuddin menjelaskan, hasil pembahasan bersama DPRD Makassar akan menjadi dasar bagi pemerintah kota untuk menyampaikan kembali posisi dan data terkait fasum-fasos yang belum diserahkan oleh pengembang tersebut.

ads

“Terkait dengan Fasum Fasos yang belum diserahkan, ya tentu kami akan menyampaikan berdasarkan hasil ini,” ujarnya usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A dan Komisi C pada Jumat, (30/1/2026).

Ia menambahkan, DPRD Makassar berencana kembali menggelar RDP ketiga dengan menghadirkan pihak GMTD guna memastikan seluruh kewajiban pengembang dapat dipenuhi sesuai ketentuan.

Saat ditanya mengenai jumlah klaster yang belum diserahkan kepada Pemkot Makassar, Mahyuddin menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki Disperkim, jumlahnya cukup signifikan. “Untuk data yang kami miliki, ada klaster yang belum diserahkan itu sekitar 26 klaster dari GMTD,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa data tersebut bersumber dari site plan yang mengalami beberapa perubahan, termasuk dokumen yang masuk ke Disperkim. Namun, menurutnya, data internal GMTD juga menunjukkan jumlah klaster yang sama.

“Yang tadi itu masih data site plan yang ada perubahan, data site plan yang masuk. Tetapi berdasarkan data dari GMTD sendiri terkait dengan jumlah klaster yang ada di GMTD itu 26. Belum ada yang diserahkan, itu baru jalan poros Metro Tanjung Bunga,” ungkapnya.

Mahyuddin juga menyampaikan bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian langsung Wali Kota Makassar. “Arahan untuk bagaimana GMTD memenuhi kewajibannya kepada pemerintah kota terkait juga dengan penyerahan PSU-nya,” katanya.

Terkait respons dari pihak GMTD, Mahyuddin menyebut Pemkot Makassar masih menunggu realisasi komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.

“Insyaallah kalau GMTD akan memenuhi, dan kami menunggu iktikad baik dari GMTD untuk memenuhi janji yang disampaikan ke Pak Wali. Iya, termasuk Taman Khayangan juga belum,” pungkasnya.

Comment