Reses Adi Akbar di Pabaeng-baeng, Warga Curhat soal Drainase dan Sampah 

Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Adi Akbar, menggelar reses kedua tahun persidangan kedua masa sidang 2025–2026 di Jalan Kumala 2, RT 02 RW 01, Kelurahan Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan sosial kemasyarakatan.

ads

Lurah Pabaeng-baeng dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menilai kegiatan itu sangat membantu masyarakat dalam menyampaikan persoalan yang dihadapi sehari-hari.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas pembentukan yayasan yang digagas Adi Akbar karena dinilai mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses layanan secara cepat.

Namun demikian, lurah turut menyoroti persoalan pengangkutan sampah di wilayahnya. Keterbatasan armada viar membuat proses pengangkutan kerap mengalami hambatan.

“Masalah pengangkutan sampah mengingat armada kami viar terbatas sehingga proses pengangkutan sampah sedikit memiliki hambatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Adi Akbar menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk turun langsung mendengar aspirasi masyarakat.

Ia juga menyinggung berbagai program Wali Kota Makassar yang harus dikawal bersama agar dapat terealisasi dengan baik.

“Pemilihan RT RW sudah terlaksana, semoga program Pemerintah Kota bisa terlaksana dengan baik,” katanya.

Ia pun menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh unsur pemerintahan di tingkat kelurahan harus siap mengabdi dan terbuka terhadap kritik demi perbaikan pelayanan.

“Maka RW RT dan lurah siap mengabdi seperti saya siap mengabdi. Dan saya siap diberikan masukan kritik supaya ada perbaikan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua RW setempat mengungkapkan bahwa keberadaan Yayasan Adi Akbar dirasakan manfaatnya oleh warga. Ia juga menyoroti persoalan drainase yang telah lama tersumbat.

“Yayasan Pak Adi Akbar sangat bermanfaat bagi warga. Tapi saya mau menyampaikan Pak, drainase sudah buntu, lima tahun yang lalu ada penyempitan,” ungkapnya.

Comment