Pertina Makassar Bidik Delapan Emas di Porprov Sulsel 2026

Makassar, Respublica— Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Makassar menargetkan raihan minimal delapan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII yang akan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone.

Ketua Pertina Kota Makassar periode 2025–2029, Dr. Tri Sulkarnain Ahmad, mengatakan kontingen tinju Makassar akan turun pada 13 kategori yang dipertandingkan. Target tersebut ditetapkan melalui pembahasan bersama jajaran kepelatihan.

ads

“Jadi kita dari Pertina Makassar itu insyaallah turun di 13 kategori. Kita menargetkan 8 emas di Porprov nanti di Wajo,” ujar politisi Demokrat yang juga sebagai anggota DPRD Kota Makassar itu.

Menurut dia, penentuan kategori yang berpeluang menyumbangkan medali emas menjadi kewenangan tim pelatih. Mereka melakukan pemetaan berdasarkan kesiapan dan potensi atlet sebelum menentukan peluang di setiap nomor pertandingan.

“Semua ada di staf kepelatihan. Dia yang mengatur kira-kira yang mana berpeluang, tapi kemarin hasil meeting-nya kita targetnya 8 emas,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Pertina Makassar terus mengintensifkan persiapan atlet melalui program latihan. Kesiapan tim juga mendapat perhatian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang telah melakukan peninjauan terhadap latihan para atlet.

Tri mengatakan, persiapan itu tidak hanya diarahkan untuk memenuhi target medali, tetapi juga mempertahankan posisi Makassar sebagai juara bertahan cabang olahraga tinju pada Porprov Sulsel.

“Kita terus mempersiapkan diri bagaimana mempertahankan sebenarnya mempertahankan juara bertahan tinju di Kota Makassar,” ujarnya.

Meski memasang target minimal delapan emas, Pertina Makassar tetap membuka peluang untuk menyamai pencapaian pada Porprov sebelumnya di Sinjai. Pada ajang tersebut, kontingen tinju Makassar berhasil mengoleksi 11 medali emas.

Tri mengakui target yang ditetapkan kali ini lebih rendah dibandingkan capaian sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa angka delapan emas merupakan batas minimal yang ingin dicapai, sementara hasil akhir tetap bergantung pada performa atlet saat bertanding.

“Kita tidak mau muluk-muluk dulu, tapi kita lihat saja nanti. Pokoknya target minimal kita delapan emas. Kita berusaha menyamai Porprov Sinjai kemarin, insyaallah,” tuturnya.

Dalam persaingan menuju podium, Tri menyebut Kabupaten Maros dan Bone sebagai dua daerah yang perlu diwaspadai. Kedua kontingen tersebut dinilai menjadi pesaing yang patut diperhitungkan dalam perebutan medali cabang olahraga tinju.

Comment