Makassar, Respublica— Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan pilar utama yang menentukan keberlangsungan sebuah partai politik.
Ia menilai, tanpa sistem pembinaan kader yang kuat, organisasi partai akan sulit bertahan apalagi berkembang dalam jangka panjang.

“Bagi kami, tanpa kaderisasi di partai itu seperti ikan yang tanpa air. Artinya, tidak akan hidup sebuah organisasi partai itu tanpa ada kaderisasi. Oleh karena itu, memang saat ini kami fokus kepada itu, kader dan kaderisasi,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian PKS terhadap kader tidak berhenti pada pembinaan ideologi dan kapasitas politik semata. Partai juga menaruh perhatian besar pada aspek kesejahteraan kader, mulai dari persoalan pekerjaan hingga kondisi ekonomi keluarga.
“Kalau belum ada kerja kita bantu untuk berikan pekerjaan, kalau dia masih terdampak ekonominya kita angkat ekonominya, sampai dengan anaknya pun keluarganya kita perhatikan karena yang paling termahal bagi sebuah partai adalah kadernya,” ujarnya.
Andi Hadi menilai, kehilangan satu kader merupakan kerugian besar bagi partai karena proses mencetak kader baru membutuhkan waktu dan energi yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, menjaga dan merawat kader yang sudah ada menjadi komitmen serius PKS.
“Satu kader hilang, susah menumbuhkan untuk mencari kader-kader yang lainnya. Oleh karena itu, perhatian kami ke kader,” lanjutnya.
Seiring dengan perhatian partai terhadap kader, PKS juga menuntut adanya kontribusi nyata kader dalam melayani masyarakat. Ia menekankan bahwa kader PKS harus terlibat langsung dalam membantu kebutuhan publik, khususnya dalam pelayanan dasar.
“Kita menginstruksikan semua kader untuk bisa terlibat langsung dalam bagaimana membantu masyarakat dalam pelayanan publik,” katanya.
Ia mencontohkan, kader PKS siap mendampingi warga yang membutuhkan bantuan, termasuk dalam pengurusan dokumen kependudukan maupun urusan administratif lainnya.
“Contoh misalnya kalau ada masyarakat yang mau dibantu di dalam pengurusan KTP atau apa dan sebagainya, kader PKS siap antar mereka ke kantor camat atau apa dan sebagainya,” jelasnya.
Lebih jauh, Andi Hadi menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan wujud nyata nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar perjuangan PKS.
“Nah, inilah yang saya katakan bahwasanya pelayanan publik, pelayanan orang-orang yang banyak penting untuk merealisasikan apa yang disampaikan Nabi khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya. Saya rasa itu,” tandasnya.
Comment