Makassar, Respublica— Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, mengapresiasi fokus Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin yang dinilainya memberi perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.
Menurut Ray, kebijakan tersebut mulai memberikan dampak positif di berbagai sektor. Ia menilai kondisi pendidikan, kesehatan, serta sarana dan prasarana pemerintahan di wilayah kepulauan menunjukkan perbaikan dibandingkan sebelumnya.

Meski demikian, Ray menegaskan masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Ia menyebut ketersediaan dermaga dan akses air bersih sebagai prioritas utama, sekaligus mendorong pengadaan pembangkit listrik mandiri di setiap pulau.
“Kalau saya sih mengusulkan memang di setiap pulau, misalnya Pulau Barrang Lompo itu sebaiknya sudah ada pembangkit listriknya, toh pembangkit listrik tenaga surya kah, solar panel, yang penting dia bisa membuat itu 24 jam, beroperasinya 24 jam,” katanya.
Selain infrastruktur fisik, Ray juga menyoroti perkembangan sumber daya manusia di wilayah kepulauan, khususnya kalangan pemuda yang dinilainya semakin adaptif terhadap teknologi dan komunikasi digital.
“Saya itu selalu salut sama teman-teman kepulauan, terutama pemuda-pemudanya memang mereka itu sudah mulai melek dengan teknologi. Kayaknya sudah lama, kayak profesional dari sisi komunikasi,” ucapnya.
Ray menambahkan, meningkatnya kapasitas masyarakat kepulauan juga tercermin dari sikap kritis warga saat anggota DPRD turun ke lapangan dalam agenda reses. Menurutnya, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan penyediaan akses dan infrastruktur pendukung yang memadai.
“Artinya ada peningkatan yang baguslah di sana sehingga memang perlu di-support dengan akses-aksesnya beserta dengan misalnya dermaga, misalnya ada di beberapa titik hotspot ya kan untuk bisa terus beroperasi. Itu dermaga itu memang salah satu jadi akses utama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ray mengingatkan bahwa Kota Makassar memiliki enam hingga tujuh pulau berpenghuni yang memerlukan perhatian serius dan berkelanjutan. Dari jumlah tersebut, tiga pulau berfungsi sebagai pusat pemerintahan kelurahan, yakni Barrang Lompo, Barrang Caddi, dan Kodingareng.
“Banyak sekali wilayah kita, kalau Kota Makassar itu punya pulau ada enam atau tujuh ya yang berpenghuni toh. Yang tiga ini sebagai pusat pemerintahan kelurahan; Barrang Lompo, Barrang Caddi, sama Kodingareng. Itu memang perlu menjadi hal utama,” pungkasnya.
Comment