Reses Irwan Djafar di Tidung, Soroti Banyaknya KIS Tidak Aktif

Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi NasDem, Irwan Djafar, menggelar Reses Kedua Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2025/2026 di Kelurahan Tidung, Jalan Raya Pendidikan Kompleks UNM Blok F3/7, Lapangan Segitiga Delta Zone, Rabu (11/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Irwan banyak menyoroti persoalan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang kerap tidak aktif saat warga hendak berobat. Menurutnya, persoalan ini menjadi isu kuat yang hampir setiap hari ia tangani.

ads

“ Jadi ini jadi pengalaman penting tabe kalau tidak tahu download JKN bisa ke Puskesmas cek darah periksa apakah KIS aktif,” ujarnya.

Ia mengaku kerap menerima laporan warga yang baru mengetahui status KIS tidak aktif saat sudah dalam kondisi sakit dan membutuhkan perawatan.

“Hampir tiap hari disibukkan tiba-tiba sakit dirawat tidak aktif KIS-nya. Ini penting kalau tidak aktif. Kemarin ratusan ribu tidak aktif KIS-nya. Dan kalau memang tidak punya KIS bisa bantu hubungi mi RW RT kita bantu,” katanya.

Selain isu kesehatan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait infrastruktur lingkungan. Permasalahan drainase menjadi salah satu keluhan utama. Warga RT 2 mengaku saluran drainase di wilayah mereka belum pernah dibersihkan selama puluhan tahun.

Menanggapi hal tersebut, Irwan menyebut ada drainase yang bahkan sudah tujuh tahun tidak dikeruk, namun setelah ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan pihak terkait, akhirnya dilakukan pengerukan.

Sejumlah warga juga menyampaikan apresiasi kepada Irwan Djafar karena dinilai telah mengawal laporan mereka hingga terealisasi.

“Mengawal laporan saya drainase sekian lama tidak pernah digali akhirnya bisa terlaksana. Terima kasih,” ujar salah seorang warga.

Aspirasi lain yang mencuat adalah permintaan perbaikan fasilitas tempat senam bagi warga lanjut usia. Mereka berharap area yang telah rusak dapat diperbaiki agar kembali nyaman digunakan. Selain itu, warga juga mengeluhkan lampu jalan yang mati serta kondisi selokan yang perlu perhatian.

Merespons hal tersebut, Irwan meminta warga tidak hanya menyampaikan aspirasi saat reses, tetapi juga aktif melapor jika ada persoalan mendesak di lingkungan.

“Aspirasi jangan hanya di reses karena kadang saya lupa. Jadi kalau misalnya ada lampu jalan tidak menyala telepon saya, jika 24 jam belum menyala telepon lagi saya agar saya bisa hubungi OPD yang bersangkutan,” tegasnya.

Terkait usulan pembangunan fasilitas di lapangan, Irwan menyampaikan rencana pengadaan panggung yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, termasuk perayaan Agustus.

“Insyaallah saya mau bikin panggung di sini. Supaya kalau Agustusan bisa perayaan. Saya usahakan di perubahan usulkan, bulan 11 dikerjakan. Kalau lapangan di pokok 2026 kita eksekusi,” pungkasnya.

Comment