Samsung Perkenalkan Perangkat AI sebagai Pendamping Kehidupan

Makassar, Respublica— Seiring semakin terintegrasinya kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari, Samsung memandang AI tidak lagi sekadar teknologi pendukung, melainkan pendamping yang memahami cara manusia hidup.

Melalui partisipasinya di ajang CES 2026 di Las Vegas, Samsung menegaskan visi “Your Companion to AI Living”, sebuah pendekatan yang menempatkan AI sebagai fondasi pengalaman yang lebih personal, cerdas, dan bermakna di seluruh ekosistem perangkatnya.

ads

Visi tersebut mencerminkan pandangan Samsung tentang masa depan teknologi: AI yang bekerja secara personal, relevan, dan berdampak nyata dalam momen-momen keseharian.

Di Indonesia, komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan AI yang terintegrasi ke dalam ekosistem produk Samsung yang saling terhubung.

President Samsung Electronics Indonesia, Harry Lee, menegaskan bahwa pengembangan AI di Samsung tidak ditujukan untuk menggantikan peran manusia.

Sebaliknya, AI dirancang untuk memahami kebiasaan pengguna dan mendukung kebutuhan mereka secara lebih intuitif serta kontekstual.

“Kami melihat AI sebagai mitra yang bekerja bersama pengguna untuk memahami rutinitas, beradaptasi dengan gaya hidup, dan menghadirkan pengalaman yang lebih relevan di rumah,” ujarnya.

Sebagai pemimpin pasar TV global selama dua dekade, Samsung secara konsisten mendorong inovasi pada fungsi layar di rumah melalui kehadiran Vision AI.

Teknologi ini mendefinisikan ulang peran televisi, dari sekadar perangkat hiburan menjadi Entertainment Companion yang mampu memahami preferensi pengguna dan beradaptasi dengan kebiasaan mereka secara cerdas.

Selain meningkatkan pengalaman menonton, Vision AI juga mengusung pendekatan yang lebih bertanggung jawab terhadap konsumsi energi.

Dengan menyesuaikan tingkat kecerahan, kontras, dan pemrosesan gambar berdasarkan konten serta kondisi sekitar, Samsung menghadirkan pengalaman premium yang tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan, sebuah nilai yang semakin dipertimbangkan konsumen Indonesia saat ini.

Lebih jauh, Samsung memposisikan AI sebagai penggerak utama evolusi perangkat rumah tangga. Melalui konsep Home Companion, perangkat tidak lagi bersifat pasif.

Produk Samsung Bespoke AI dirancang untuk memahami konteks penggunaan dan secara proaktif mendukung rutinitas harian penggunanya.

Pendekatan ini menandai transisi perangkat rumah tangga dari sekadar perkakas menjadi solusi yang meringankan beban keseharian tanpa menambah kompleksitas.

Dengan mempelajari kebiasaan pengguna, AI memungkinkan perangkat Samsung memberikan dukungan yang lebih intuitif, mulai dari efisiensi waktu hingga pengelolaan energi yang lebih cerdas.

Menurut Harry Lee, masa depan perangkat rumah tangga terletak pada relevansi dan empati terhadap penggunanya.
“Bagi kami, rumah merupakan lingkungan yang dinamis, di mana AI memungkinkan perangkat untuk menyesuaikan dengan ritme harian pengguna yang membantu meringankan beban tugas rutin agar pengguna bisa lebih fokus pada prioritas hidup mereka,” ujarnya.

Pendekatan ini sekaligus mencerminkan makna inovasi bagi Samsung: bukan semata kecanggihan teknologi, melainkan dampak nyata yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Optimalisasi AI juga diperkuat melalui SmartThings, ekosistem rumah terbuka Samsung yang telah menghubungkan lebih dari 400 juta pengguna dengan berbagai perangkat lintas merek.

Pendekatan inklusif ini menegaskan keyakinan Samsung bahwa masa depan hunian cerdas tidak seharusnya dibatasi oleh satu merek atau sistem tertutup.

Kolaborasi yang luas antarperangkat dan mitra menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman rumah yang relevan dan adaptif bagi setiap pengguna.

Dengan memanfaatkan data dan konteks penggunaan, SmartThings menjadikan rumah semakin context-aware, mendukung kenyamanan, efisiensi energi, serta kesejahteraan keluarga.

Seluruh pengalaman ini dibangun di atas fondasi Samsung Knox, yang memastikan keamanan, transparansi, dan akuntabilitas sesuai dengan prinsip Responsible AI.

“Kepercayaan konsumen adalah elemen penting dalam pengembangan AI. Oleh karena itu, kami memastikan setiap pengalaman AI di Samsung dilindungi oleh standar keamanan yang kuat,” kata Harry Lee.

Melalui visi Your Companion to AI Living, Samsung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan AI yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga relevan secara nyata.

“Pada akhirnya, tujuan utama kami adalah menghadirkan AI yang benar-benar memahami pengguna, tidak hanya sekedar konsep canggih atau futuristik, tapi mampu menyesuaikan fungsinya dengan kebutuhan setiap pengguna perangkat Samsung,” tegas Harry Lee.

Comment