Makassar, Respublica— Setelah cukup lama tidak aktif, Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (IKA FH Unhas) mulai menapaki fase kebangkitan organisasi.
Upaya tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja IKA FH Unhas yang berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (16/01/2026), dan dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan.

Ketua IKA FH Unhas yang juga menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa proses menghidupkan kembali organisasi alumni harus dibangun di atas fondasi yang kokoh dan terencana.
Ia menilai, langkah awal yang krusial adalah membenahi sistem pendataan alumni serta merancang program kerja yang berkesinambungan.
Menurut Munafri, database alumni yang tertata rapi akan menjadi instrumen penting untuk mengaktifkan kembali peran strategis lulusan Fakultas Hukum Unhas yang kini tersebar di berbagai sektor dan wilayah.
Appi juga menekankan perlunya kerja kolektif seluruh alumni dalam menyusun program-program yang terarah agar peran dan kontribusi alumni FH Unhas dapat kembali terasa nyata. “Lewat Rapat kerja ini, menjadi momentum awal kebangkitan IKA FH Unhas,” jelasnya.
Ia mengakui, menggerakkan kembali organisasi alumni yang telah lama vakum bukanlah pekerjaan ringan. Namun, langkah tersebut dinilai sangat penting untuk memaksimalkan potensi besar yang dimiliki para alumni Fakultas Hukum Unhas di berbagai bidang.
“Ini mungkin menjadi kegiatan awal setelah sekian lama vakum. Untuk mengaktifkan seluruh kegiatan IKA tentu dibutuhkan upaya yang kuat dan konsisten, terutama dalam membangun sistem dan database alumni,” ujar Munafri.
Munafri menambahkan, pendataan alumni tidak hanya berfungsi sebagai arsip, tetapi juga sebagai basis untuk membangun ikatan kekeluargaan yang solid, sekaligus memetakan posisi strategis alumni di berbagai profesi dan daerah.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti banyaknya bidang dalam struktur kepengurusan IKA FH Unhas. Menurutnya, pelaksanaan program kerja sebaiknya dilakukan secara bertahap, namun tetap dijalankan secara optimal agar hasilnya benar-benar terasa.
“Bidang-bidang di IKA ini sangat banyak. Menurut saya, bila satu bidang saja dimaksimalkan setiap tahun, itu sudah sangat baik dan berdampak,” jelasnya.
Munafri menegaskan bahwa kebangkitan IKA FH Unhas bukan hanya tanggung jawab pengurus, melainkan menjadi tugas bersama seluruh alumni.
Kehadiran sekitar 200 alumni lintas angkatan dalam rapat kerja tersebut dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang besar untuk kembali menggerakkan roda organisasi.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi para alumni yang hadir, tidak hanya dalam bentuk partisipasi fisik, tetapi juga melalui gagasan, pemikiran, dan ide-ide strategis yang berpotensi dijalankan secara kolektif.
Ke depan, Munafri berharap IKA FH Unhas mampu mengambil peran aktif dalam merespons dinamika dan isu-isu hukum yang terus berkembang, serta memberikan sumbangsih pemikiran terhadap berbagai persoalan hukum yang dihadapi bangsa.
“Isu hukum tidak akan pernah habis. Ini menjadi salah satu tugas penting alumni Fakultas Hukum untuk terus hadir memberi masukan dan kontribusi,” tutup Munafri.
Ia berharap, rapat kerja ini menjadi titik awal penyusunan agenda strategis IKA Fakultas Hukum Unhas hingga 2029, sekaligus menegaskan komitmen bersama alumni untuk kembali berperan aktif dan memberi kontribusi nyata.
“Dengan adanya IKA Fakultas Hukum ini, kita berharap semuanya bersatu untuk bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh alumni Fakultas Hukum ini bisa kita maksimalkan secara bersama-sama” tutup Munafri.
Comment