Makassar, Respublica— Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar Wisuda Lulusan Periode Februari 2026 di Pelataran Phinisi UNM, Rabu (4/2/2026). Pada periode ini, sebanyak 1.000 lulusan resmi dikukuhkan dari berbagai jenjang dan program studi.
Pelaksana tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda yang rutin dilakukan hampir setiap bulan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara penerimaan dan kelulusan mahasiswa.

“Alhamdulillah, ya seperti biasa kita sebisa mungkin dalam setiap bulan itu ada wisuda, ya karena harus menyeimbangkan antara input dan output, gitu ya,” ujar Prof Farida kepada wartawan.
Ia menyebutkan, capaian akademik lulusan pada periode ini tergolong sangat membanggakan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) wisudawan mencapai 3,72, angka yang dinilai menunjukkan kualitas akademik yang tinggi.
“Dan masa studi, insyaallah mendekati angka efisiensi edukasi ya, sesuai target kementerian. Kita masih 4,1 (tahun), seharusnya 4 tahun ke bawah ya, atau di bawah 4 tahun,” jelasnya.
Meski demikian, UNM terus melakukan berbagai upaya dan kebijakan untuk mempercepat masa studi mahasiswa agar dapat lulus tepat waktu.
“Kita menghimbau kepada seluruh dekan untuk mengoordinasikan ke bawah, ke prodi-prodi agar proses penyelesaian studi mahasiswa kita bisa dikawal dengan baik dan dapat lulus tepat waktu,” tegas Prof Farida.
Menjawab pertanyaan terkait penekanan bagi para lulusan ke depan, Prof Farida menegaskan pentingnya memastikan alumni UNM mampu terserap di dunia kerja dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, lulusan UNM diharapkan tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu memberi manfaat dan bahkan berwirausaha, sejalan dengan visi UNM yang berbasis kewirausahaan.
“Intinya kan bisa bekerja, bisa berdampak, bisa bermanfaat. Ya karena UNM itu visinya berbasis kewirausahaan, ya itu juga di dalam proses pendidikan telah juga diimplementasikan, sehingga kita berharap mereka dapat juga berwirausaha,” jelasnya.
Namun demikian, sebagai perguruan tinggi dengan kekuatan utama di bidang kependidikan, Prof Farida menyebut profesi guru tetap menjadi salah satu jalur utama alumni UNM, tanpa menutup peluang di sektor lain.
“Tentu juga karena ini adalah universitas, tentu di seluruh bidang kehidupan ini bisa diisi oleh alumni Universitas Negeri Makassar. Mereka cukup memperoleh pendidikan yang profesional untuk dijadikan bekal memasuki dunia kerja,” pungkas Prof Farida.
Comment