Majelis Pakar Iran Capai Kesepakatan Mayoritas soal Penerus Ali Khamenei: Sosok yang Dibenci Musuh

Makassar, Respublica— Badan ulama yang bertugas menentukan penerus Ayatollah Ali Khamenei setelah kematiannya dilaporkan telah mencapai kesepakatan mayoritas, ungkap anggota Majelis Pakar, Ayatollah Mohammad-Mahdi Mirbagheri.

Mengutip pernyataan Mirbagheri, kantor berita Mehr, Iran, pada Minggu menyebut bahwa masih ada “beberapa kendala” yang harus diselesaikan dalam proses pemilihan ini, sebagaimana dilaporkan Aljazeera.

ads

Dalam video yang diunggah oleh kantor berita Fars di Telegram, Mirbagheri mengatakan bahwa mereka telah melakukan upaya besar untuk menentukan kepemimpinan dan berhasil mencapai pendapat yang tegas dan bulat.

Sementara itu, Hojjatoleslam Jafari, anggota Majelis Pakar lainnya, berharap seluruh rakyat Iran akan merasa puas sesegera mungkin, seperti yang ia sampaikan dalam wawancara terpisah dengan Fars.

“Penundaan pemilihan pemimpin ketiga ini sangat mengecewakan dan tidak diinginkan oleh semua orang, dan tidak ada alternatif lain, jadi kita tidak seharusnya memiliki pikiran buruk tentang wakil rakyat kita di masa sulit ini,” ujarnya.

Laporan media Iran menyebut bahwa para cendekiawan sempat berbeda pendapat terkait metode pengambilan keputusan akhir—apakah harus melalui pertemuan tatap muka atau bisa dilakukan tanpa mengikuti prosedur formal.

Dalam video yang dirilis oleh Nournews pada Minggu, Ayatollah Mohsen Heidari Alekasir menyatakan bahwa pemungutan suara tatap muka majelis untuk memilih pemimpin baru sulit dilakukan dalam kondisi saat ini.

Ia menambahkan bahwa satu kandidat telah dipilih berdasarkan rekomendasi Khamenei, dengan kriteria bahwa pemimpin tertinggi Iran sebaiknya “dibenci oleh musuh” daripada dipuji.

Heidari Alekasir juga menyinggung penerus yang terpilih dengan mengatakan, “Bahkan Setan Besar [AS] pun menyebut namanya,” beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa putra mendiang pemimpin, Mojtaba Hosseini Khamenei, adalah pilihan yang “tidak dapat diterima” baginya.

Comment