Luwu Timur, Respublica— Kabupaten Luwu Timur menjadi tuan rumah Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (K-UMKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan usaha dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (6/10/2026) malam.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Irwan bersama Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD, Ketua Dekopinda Luwu Timur, serta manajemen PT Vale Indonesia.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan selamat datang kepada para tamu dan peserta yang mewakili 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Ia menegaskan, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan amanah yang harus dijalankan sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarpelaku ekonomi daerah.
“Izin saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu atau peserta dari 23 kabupaten kota di Sulawesi Selatan,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan expo tersebut merupakan tindak lanjut dari penyerahan bendera pataka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) kepada Kabupaten Luwu Timur pada tahun sebelumnya di Kabupaten Jeneponto.
Menurut Irwan, penunjukan Luwu Timur sebagai tuan rumah bukan sekadar tanggung jawab menyelenggarakan kegiatan. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempertemukan berbagai potensi ekonomi, memperluas jejaring usaha, serta memperkenalkan produk unggulan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Irwan menambahkan, Pekan Expo K-UMKM harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku koperasi dan UMKM yang membutuhkan ruang untuk memasarkan produk serta membangun kemitraan usaha.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu mendorong terjadinya interaksi ekonomi antardaerah dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
“Bagi kami, menjadi tuan rumah bukan sekadar menerima atau menyelenggarakan sebuah agenda, tetapi merupakan kesempatan untuk mempertemukan berbagai potensi ekonomi, memperluas jejaring usaha, memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun ekonomi masyarakat,” tutur Irwan.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjadikan momentum peringatan Hari Koperasi Nasional sebagai titik penguatan peran koperasi dalam perekonomian masyarakat.
“Koperasi tidak boleh berhenti sebagai lembaga administratif, tetapi harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang benar-benar menciptakan transaksi, memperkuat posisi tawar masyarakat, dan meningkatkan pendapatan anggota,” tegasnya.
Comment