Jalan dan Drainase Masih Mendominasi Usulan Musrenbang di Makassar

Makassar, Respublica—  Anggota DPRD Kota Makassar dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Muchlis Misbah, menyoroti masih dominannya usulan pembangunan fisik dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di wilayah yang diwakilinya, yakni Kecamatan Makassar, Rappocini, dan Ujung Pandang.

Muchlis mengungkapkan, berdasarkan Musrenbang tingkat kelurahan yang ia hadiri, mayoritas usulan masyarakat masih berkutat pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase.

ads

“Hasilnya masih seperti tahun-tahun kemarin bahwa usulan itu masih banyak di persoalan fisik, drainase, dan jalanan yang menjadi banyak permintaan pekerjaan,” ujarnya.

Meski demikian, ia mencatat mulai muncul pula usulan di sektor nonfisik, seperti pemberdayaan masyarakat dan pelatihan UMKM. Namun jumlahnya belum signifikan dibandingkan kebutuhan infrastruktur.

Musrenbang yang dihadiri Muchlis berlangsung di sejumlah kelurahan, di antaranya Kelurahan Maccini, Maccini Parang, Maccini Induk, Maradekaya, dan Bara-baraya.

Terkait perannya sebagai legislator, Muchlis menekankan pentingnya sinkronisasi antara hasil Musrenbang dan hasil reses anggota DPRD agar perencanaan pembangunan lebih fokus dan memiliki skala prioritas yang jelas.

“Karena ada pekerjaan fisik sudah Musrenbang sampai empat kali belum dikerja-kerja. Oleh karena itu saya sarankan sebaiknya hasil Musrenbang dikombinasikan dengan hasil reses supaya lebih terarah dan bisa lebih fokus untuk dikerjakan, seperti itu,” tegasnya.

Muchlis menjelaskan, hasil reses DPRD nantinya akan masuk dalam pokok-pokok pikiran DPRD. Karena itu, ia meminta RT, RW, lurah, dan LPM untuk segera menyelaraskan hasil reses dengan usulan Musrenbang ketika ada anggota dewan yang melaksanakan reses di wilayah mereka.

“Kan sebenarnya usulan ini ada yang sampai berulang-ulang, ada yang diusulkan reses, yang diusulkan Musrenbang, biasanya itu yang menyebabkan sampai tidak dikerjakan. Oleh karena itu kalau dikombinasikan lebih memudahkan Bappeda dan PU untuk dikerjakan,” ujarnya.

Terkait masih adanya usulan jalan dan drainase yang belum dikerjakan selama bertahun-tahun, Muchlis menyebut keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama.

“Contohnya di Kelurahan Maradekaya, Kelurahan Maccini, ada beberapa yang sudah diusulkan oleh Musrenbang tidak dikerjakan. Oleh karena itu memang banyak faktor, yang salah satunya mungkin faktor anggaran yang terbatas,” tutupnya.

Comment