Prof Farida Patittingi Jabat Plt Rektor UNM, Fokus Benahi Layanan Pendidikan

Makassar, Respublica— Pelaksana Harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum, resmi berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM terhitung sejak Rabu, 4 Februari 2026.

Status tersebut diperkenalkan secara resmi kepada publik kampus dalam prosesi Wisuda UNM Periode Februari 2026. Dalam keterangannya, Prof Farida menjelaskan bahwa perubahan status dari Plh ke Plt tidak serta-merta mengubah arah kebijakan secara drastis.

ads

“Sebenarnya sama saja, karena sebelumnya di masa Plh tentu ada kewenangan yang terus kita koordinasikan. Saat ini secara resmi hari ini saya sebagai Pelaksana Tugas Rektor UNM,” ujarnya kepada wartawan.

Terkait program ke depan, Prof Farida menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas UNM, terutama pada aspek layanan pendidikan.

“Dalam pidato saya tadi sudah saya sampaikan, khususnya bagaimana menyediakan sarana prasarana pembelajaran dan lingkungan pembelajaran yang lebih memadai untuk kepentingan mahasiswa. Itu akan saya genjot,” ujarnya.

Selain infrastruktur, layanan kemahasiswaan juga menjadi fokus utama. Prof Farida menegaskan bahwa orientasi kebijakan UNM ke depan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa sebagai subjek utama pendidikan.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti upaya perbaikan efisiensi edukasi dengan memperhatikan kualitas input mahasiswa, peran dosen, serta seluruh elemen pendukung dalam pengembangan pendidikan di UNM.

“Bagaimana kita terus memperbaiki angka efisiensi edukasi, memperhatikan input mahasiswa, sarana prasarana pendukung, peran dosen, dan seluruh yang terkait dalam pengembangan pendidikan kita di sini. Itu akan kita genjot,” jelasnya.

Di bidang riset, Prof Farida menargetkan peningkatan signifikan kinerja penelitian dosen. UNM, kata dia, menargetkan capaian ambisius berupa 1.000 artikel jurnal internasional terindeks Scopus pada tahun 2026.

“Kinerja riset akan kita intervensi dengan berbagai kebijakan. Kita target tahun ini 1.000 jurnal internasional terindeks Scopus. Kami sudah membuat kontrak kinerja dengan seluruh dekan, dan saya optimis bisa kita capai, insyaallah,” pungkasnya.

Comment