Mendikdasmen Klaim MBG Tingkatkan Motivasi Belajar dan Kehadiran Siswa

Foto: BPMI Setpres

Jakarta, Respublica— Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi instrumen dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

ads

Menurutnya, program MBG telah diintegrasikan dengan program 7 Kebiasaan Indonesia Hebat yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam pembentukan karakter generasi muda.

Abdul Mu’ti menjelaskan, kebiasaan-kebiasaan yang ditanamkan melalui program tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

“Terkait dengan MBG, kami tegaskan bahwa MBG ini merupakan bagian dari program kami yaitu 7 Kebiasaan Indonesia Hebat: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Jadi kami menjadikan MBG sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter,” kata Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menerbitkan sejumlah modul sebagai panduan pelaksanaan program tersebut di sekolah.

Modul tersebut dirancang untuk menghubungkan pemberian makanan bergizi dengan pembiasaan perilaku positif yang mendukung proses belajar peserta didik.

Selain itu, Abdul Mu’ti menyebut berbagai penelitian yang dilakukan sejumlah lembaga, termasuk Universitas Indonesia, menunjukkan adanya dampak positif dari implementasi MBG.

Hasil kajian tersebut menunjukkan program ini berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, tingkat kehadiran di sekolah, hingga capaian akademik.

“Sudah kami terbitkan modul-modulnya, dan sudah ada penelitian dari UI dan lembaga yang lainnya yang menunjukkan dampak positif MBG terhadap peningkatan motivasi belajar, kehadiran di sekolah, dan juga terhadap capaian akademik,” ujarnya.

Comment