Luwu Timur, Respublica— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Taekwondo Kabupaten Luwu Timur. Kali ini, para atlet muda berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih sejumlah medali pada ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series 4 yang digelar di Bandung, Jawa Barat.
Tak tanggung-tanggung, kontingen Taekwondo Luwu Timur membawa pulang tiga medali emas, tiga medali perak, dan satu medali perunggu dari kejuaraan yang berlangsung 3–5 Juli 2026 di GOR Bandung Arena itu.

Capaian ini menjadi bukti bahwa Taekwondo Luwu Timur kini tidak lagi hanya mampu bersaing di level regional, tetapi juga mulai menunjukkan kualitasnya di pentas nasional hingga internasional.
Berdasarkan informasi dari KONI Luwu Timur, tiga medali emas dipersembahkan oleh Kimora Malihah Zahidah yang menjadi juara pertama pada nomor Poomsae Cadet POOM Taeguk 8 Female, Raisyah Althafunnisa A yang meraih emas di kelas Poomsae Cadet Red Taeguk 6 Female, serta Arrisyah Ayyashi yang keluar sebagai juara pertama pada nomor Poomsae Pra Cadet C Blue Taeguk 4 Female.
Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan oleh Kamila Zahra Lareyna Risthiputri pada kelas Cadet O 59 Female, Arsyeean Zaadith Azzumar di nomor Kyorugi Pra Cadet B U-28 Male, dan Raihana Maulidya A pada kelas Poomsae Junior Green Taeguk 2 Female.
Satu medali perunggu diraih Zabarjad Khalil Mulk H. Ali yang finis di posisi ketiga pada nomor Profesional Kyorugi Junior U-51 Male. Hasil ini semakin mempertegas perkembangan pembinaan taekwondo di Luwu Timur yang terus menunjukkan tren positif.
Dengan usia para atlet yang masih sangat muda, mereka dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi tulang punggung Luwu Timur pada berbagai kejuaraan mendatang, termasuk Porprov Sulawesi Selatan XIX Tahun 2030.
Keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di Luwu Timur untuk terus berlatih dan berprestasi, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kekuatan baru cabang olahraga taekwondo di Sulawesi Selatan.
Comment