Jawab Tantangan Dinamika Sosial, Rudianto Lallo Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke Kader NasDem

Makassar, Respublica — Anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai NasDem periode 2024-2029, Rudianto Lallo mengajak seluruh kader NasDem memiliki kepekaan dan sensitivitas sosial dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rudianto Lallo saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Jalan AP Pettarani Nomor 5 C, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (16/6/2026).

ads

Rudianto Lallo menilai dinamika sosial yang berkembang saat ini tidak bisa dihadapi hanya dengan melihat persoalan di permukaan. Perubahan struktur sosial, nilai, norma, budaya hingga pola interaksi masyarakat berlangsung begitu cepat seiring perkembangan zaman.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi kader Partai NasDem untuk mampu memahami persoalan masyarakat secara utuh sekaligus menghadirkan solusi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Ada banyak dinamika sosial masyarakat hari ini harus dipahami secara utuh oleh kita sebagai pengurus dan kader Partai NasDem. Banyak pergeseran budaya, pola komunikasi yang banyak bergeser ke dunia maya, perubahan nilai yang timbul di berbagai kelompok atau komunitas, banyaknya aktivitas gerakan sosial, dan bahkan faktor urbanisasi di suatu wilayah, menjadi tantangan yang harus kita jawab secara bersama dengan solusi,” kata Rudianto.

Sebagai Ketua Teritori Pemenangan DPP Partai NasDem untuk wilayah Sulawesi Selatan, Rudianto mengatakan kader partai memiliki posisi strategis dalam membaca berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Ia menyebut kepekaan terhadap persoalan sosial menjadi bagian penting untuk menunjukkan kehadiran Partai NasDem di tengah masyarakat. Menurutnya, partai politik tidak hanya berperan dalam kontestasi politik, tetapi juga harus mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“Kader harus punya sensitivitas sosial. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak dan menjadi bagian dari penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Rudianto yang juga merupakan Anggota Komisi III DPR RI kemudian menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Kota Makassar.

Ia berharap masyarakat dan seluruh elemen yang ada dapat membangun kerja sama dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan dan mengurangi intensitas kejahatan di wilayah Kota Makassar.

“Sebagai Anggota DPR RI di Komisi III, kerja sama masyarakat sangat kami harapkan agar situasi keamanan, ketertiban dan kondusivitas masyarakat dapat terkendali, sehingga intensitas peristiwa kejahatan di Kota Makassar ini dapat dikurangi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rudianto juga mengingatkan peserta sosialisasi agar kegiatan Empat Pilar Kebangsaan tidak berhenti sebatas pemahaman materi.

Ia mendorong nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjadi dasar bagi kader dan masyarakat dalam menyikapi berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungannya.

“Jangan berhenti pada tahap sosialisasi semata. Kita harus mampu melakukan penyadaran dan pemberdayaan dalam menghadapi isu atau masalah yang terjadi di wilayah masing-masing,” katanya.

Rudianto menilai nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dapat menjadi pijakan bersama dalam menghadapi perubahan sosial yang semakin kompleks. Nilai tersebut, kata dia, perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata agar masyarakat mampu mengelola dinamika yang muncul secara positif.

“Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai resep yang harus dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat agar dinamika sosial yang terjadi dapat dikelola ke arah yang positif dan mampu menjadi obat atas krisis sosial yang dialami oleh bangsa ini,” pungkasnya.

Comment