Luwu Timur, Respublica— Turnamen sepak bola Piala Kemerdekaan Antar Desa se-Kecamatan Malili 2026 resmi bergulir. Kompetisi yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia itu dibuka di Lapangan Desa Balantang, Kecamatan Malili, Jumat (31/7/2026).
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparmudora) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, yang ditandai dengan tendangan perdana (kick off).

Ajang tahunan tersebut menjadi wadah bagi para pesepak bola dari seluruh desa di Kecamatan Malili untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat melalui olahraga.
Dalam sambutannya, Muhammad Safaat DP menegaskan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat, terutama yang digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pemerintah dalam hal ini sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Kita ini bersukaria, bersenang-senang dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.
Ia mengingatkan seluruh pihak, mulai dari panitia, manajer tim hingga para pemain dan suporter, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.
“Jadi, kami memohon kepada kita semua, kepada para manajer, kegiatan ini harus kita jaga keamanan, ketertiban, sehingga kegiatan kita ini berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Safaat, turnamen tersebut tidak hanya bertujuan mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antardesa.
“Jadi, sekali lagi mari kita jaga agar supaya kegiatan ini dapat berjalan lancar dan selesai nanti dengan sesuai harapan kita semua,” tuturnya.
Semangat yang diusung dalam Piala Kemerdekaan Antar Desa 2026 pun bukan semata-mata mengejar gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi momentum untuk menumbuhkan sportivitas, memperkuat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi perekat kebersamaan masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Satu Lapangan, Satu Semangat, Satu Indonesia”, seluruh peserta diharapkan dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai fair play, menghormati lawan, dan memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama desa masing-masing.
Turnamen ini juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat Kecamatan Malili selama perayaan HUT ke-81 RI, sekaligus menjadi ajang pembinaan bakat-bakat muda sepak bola yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Comment