Luwu Timur, Respublica— Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Parmudora) Kabupaten Luwu Timur membuka Turnamen Internal Badminton Independence Cup 2026. Sebanyak 192 atlet internal PB Nuha ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga diarahkan menjadi ruang pembinaan dan penjaringan potensi atlet bulu tangkis daerah.

Opening Ceremony Tournament Internal Badminton Independence Cup 2026 berlangsung di Gedung F-Gym Magani, Soroako, Sabtu (8/8/2026). Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga 15 Agustus 2026 dengan mempertemukan para peserta dalam kompetisi bulu tangkis.
Kepala Dinas Parmudora Luwu Timur, Muhammad Safaat DP., mengatakan momentum kemerdekaan dapat diisi dengan kegiatan yang mendorong masyarakat untuk berprestasi sekaligus memperkuat nilai sportivitas.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara bendera dan seremonial, tetapi juga melalui semangat untuk terus berprestasi, menjunjung sportivitas, dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.
Safaat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memiliki komitmen untuk terus memberikan ruang bagi pengembangan olahraga. Pembinaan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, kompetitif, dan memiliki karakter.
Ia juga mengaitkan pembinaan bulu tangkis dengan agenda olahraga daerah ke depan. Luwu Timur disebut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sehingga pembinaan atlet sejak dini dinilai penting untuk mempersiapkan kekuatan daerah.
“Insyaallah, Kabupaten Luwu Timur akan menjadi tuan rumah Porprov. PB Nuha ini mudah-mudahan ke depan bisa melahirkan atlet-atlet bulu tangkis (badminton) yang akan mewakili Luwu Timur nanti di tahun 2030,” katanya.
Safaat kemudian meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter. Ia mengingatkan peserta agar tetap menghormati lawan dan perangkat pertandingan.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai sarana belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kemenangan memang membanggakan, tetapi karakter yang baik adalah prestasi yang jauh lebih berharga,” lanjutnya.
Selain aspek kompetisi, turnamen tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi antarpeserta dan insan olahraga di Luwu Timur. Safaat mengajak seluruh peserta menikmati turnamen dalam suasana yang positif sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan.
“Mari kita jadikan pertandingan ini sebagai ajang silaturahmi, karena ini dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, jadi mari kita bersuka ria, teman-teman,” pungkasnya.
Turnamen Badminton Independence Cup 2026 mengusung semangat “Smash Your Limits”. Selain mengejar prestasi di lapangan, ajang tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya Dinas Parmudora dalam memperkuat budaya olahraga sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet bulu tangkis potensial dari Luwu Timur.
Comment