Luwu Timur, Respublica— Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, membawa kabar gembira pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di halaman Masjid Raya Timampu, Kecamatan Towuti, Senin malam (08/09/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia mengumumkan alokasi bantuan untuk sejumlah lembaga keagamaan di Towuti, yakni Ponpes Darunnajah sebesar Rp300 juta, Masjid Baburahman Rp250 juta, MTs Negeri Towuti Rp300 juta, serta Masjid Raya Timampu sebesar Rp700 juta.

“Saya berharap bantuan ini bisa segera terealisasi tahun ini dan bermanfaat bagi pengembangan syiar Islam di Towuti,” ujar Irwan yang langsung disambut tepuk tangan jamaah.
Acara tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Lutim, Prima, SH., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masdin, sejumlah kepala OPD, Camat Towuti Amri Mustari, Pabung Lutim Mayor Arm Syafaruddin, Kapolsek Towuti, para kepala desa, alim ulama, majelis taklim, hingga ratusan jamaah dari berbagai desa.
Rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi tidak hanya diisi tabligh akbar, tetapi juga berbagai lomba. Untuk tingkat desa dan majelis taklim, digelar lomba penyelenggaraan jenazah, sementara untuk anak-anak ada lomba adzan, peragaan salat dan wudhu, serta hafalan 1 juz Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan mengajak jamaah meneladani Rasulullah SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
“Alhamdulillah malam ini kita bersama-sama hadir di pelataran masjid ini memperingati Maulid Nabi yang kita cintai. Nama beliau setiap hari kita sebut, dan insya Allah kelak kita mendapatkan syafaatnya untuk masuk surga Allah,” ucap Irwan penuh harap.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Rasulullah di Madinah menjadi bukti bagaimana beliau mampu menyatukan umat yang berbeda keyakinan dalam harmoni. Hal itu, kata Irwan, menjadi inspirasi baginya sebagai pemimpin di Bumi Batara Guru untuk terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Selain menyampaikan tausiyah, Bupati Irwan juga memanfaatkan momentum ini untuk memaparkan sejumlah program yang sudah mulai dijalankan, meski sebenarnya baru dijadwalkan pada 2026.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab agar masyarakat segera merasakan manfaatnya, meskipun saat ini masih tahap uji coba dan akan disempurnakan pada tahun berikutnya.
Comment