KKPRS RSUD I La Galigo Telusuri Unit Pelayanan dan Beri Reward Pelapor Insiden

Luwu Timur, Respublica–– Tim Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS) RSUD I La Galigo melakukan telusur ke sejumlah unit pelayanan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia.

ads

Telusur dilakukan bersama Ketua Pokja Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) RSUD I La Galigo, drg. Adhawanti, Sp. Perio, bersama Tim KKPRS. Sejumlah unit pelayanan yang dalam beberapa waktu terakhir mencatat angka insiden dan dinilai perlu mendapat perhatian menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk melihat kembali pelaksanaan pelayanan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi potensi risiko sekaligus mencari ruang perbaikan di masing-masing unit.

Dalam konteks keselamatan pasien, setiap insiden dipandang sebagai bahan evaluasi. Pelaporan menjadi bagian penting agar kejadian yang sama dapat dipelajari dan dicegah agar tidak kembali terjadi.

Karena itu, Tim KKPRS juga mendorong kepatuhan tenaga pelayanan dalam melaporkan setiap insiden keselamatan pasien. Pelaporan yang dilakukan secara terbuka dan kolaboratif diharapkan dapat membantu rumah sakit membangun sistem pelayanan yang lebih aman dan responsif.

Rangkaian kegiatan tersebut turut diisi dengan pemberian reward kepada unit pelayanan yang aktif dan konsisten melaporkan insiden keselamatan pasien.

Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi terhadap unit yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan pelaporan sebagai bagian dari budaya keselamatan pasien.

Melalui kegiatan tersebut, keselamatan pasien tidak ditempatkan sebatas sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bagian dari budaya kerja yang perlu dibangun secara bersama-sama.

Semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut dirangkum dalam pesan, “Laporkan, Pelajari, Perbaiki, dan Cegah Terulang Kembali.”

Pesan tersebut menempatkan setiap laporan insiden sebagai pintu masuk untuk melakukan pembelajaran dan perbaikan, dengan tujuan akhir menghadirkan pelayanan rumah sakit yang semakin aman bagi pasien.

Comment