Makassar, Respublica— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menargetkan raihan 200 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang akan berlangsung mulai 7 November mendatang di Kabupaten Bone dan Wajo.
Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, mengatakan kontingen yang akan diberangkatkan untuk mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut berjumlah lebih dari seribu orang, termasuk atlet dan ofisial.

Ismail menyebut sejumlah cabang olahraga masih menjadi andalan Makassar dalam perburuan medali emas. Cabang tersebut di antaranya renang, atletik, dan tinju amatir.
Menurut dia, hasil pemantauan dan evaluasi (monev) yang telah dilakukan KONI Makassar menunjukkan cabang-cabang olahraga yang selama ini menjadi penyumbang prestasi masih memiliki potensi untuk mendominasi perolehan medali.
“Paling tidak renang, atletik, tinju, masih seperti itu 10 besar mendominasi,” ujarnya saat ditemui di DPRD Kota Makassar, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, KONI Makassar telah dua kali melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, cabang-cabang olahraga yang selama ini menjadi andalan masih menunjukkan potensi untuk bersaing.
Meski demikian, persaingan pada Porprov kali ini tetap menjadi perhatian KONI Makassar, terutama dalam menjaga konsistensi prestasi atlet di tengah persaingan dengan kontingen kabupaten dan kota lainnya.
Dari sisi persiapan, Ismail memastikan agenda pelepasan kontingen telah dirancang sejak beberapa bulan lalu. Saat ini, KONI Makassar tinggal menyesuaikan waktu pelaksanaan bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
“Kalau ini kan program acara ini kan sudah dirancang beberapa bulan yang lalu. Kemudian tinggal pelaksanaannya sebenarnya, tinggal kita atur waktu, Pak Wali siap, ketua KONI-nya juga siap,” jelasnya.
Ia menegaskan, persiapan pelepasan kontingen sejauh ini tidak menghadapi kendala berarti. Kebutuhan perlengkapan atlet, termasuk pakaian kontingen, juga telah tersedia.
“Sebenarnya sudah tinggal pelaksanaan, artinya sudah tidak ada kendala, tinggal pelepasan saja. Kebetulan baju kontingennya sudah tiba semua,” ungkap Ismail.
Selain mempersiapkan keberangkatan atlet, KONI Makassar juga mematangkan agenda pendampingan selama pelaksanaan Porprov.
Mengingat pertandingan berlangsung di dua daerah, Ismail berencana berada di lokasi untuk memantau perkembangan kontingen sekaligus memastikan kebutuhan atlet dan ofisial dapat terkoordinasi.
“Saya rencana standby terus di sana. Mobile Wajo dengan Bone,” tuturnya.
Comment