Makassar, Respublica— Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, mengusulkan revitalisasi lapangan basket di kawasan Karebosi agar memenuhi standar internasional. Usulan tersebut diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar dalam perencanaan pembangunan infrastruktur olahraga ke depan.
Menurut Suharmika, lapangan basket Karebosi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu ikon olahraga Kota Makassar. Terlebih, olahraga basket memiliki basis penggemar yang cukup besar di tengah masyarakat.

Ia menilai, pembenahan fasilitas olahraga basket perlu mendapat perhatian seiring dengan pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional yang saat ini sedang berlangsung di Makassar dan ditargetkan rampung pada 2027.
“Tentunya kita juga meminta agar stadion basket bertaraf internasional juga bisa dibangun agar penikmat dan pencinta basket ini bisa juga merasakan adanya stadion bertaraf internasional khusus untuk basket dan series IBL itu juga bisa diselenggarakan di Makassar,” ujarnya saat ditemui di DPRD Makassar, Kamis (29/10/2026).
Suharmika mengatakan, pembangunan infrastruktur olahraga semestinya tidak hanya berfokus pada satu cabang olahraga. Menurutnya, pemerintah kota juga perlu memberikan ruang pengembangan bagi cabang olahraga lain yang memiliki banyak peminat, termasuk basket.
Ia berharap, revitalisasi lapangan basket Karebosi dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan fasilitas yang mampu menunjang pembinaan atlet sekaligus mengakomodasi penyelenggaraan kompetisi berskala nasional.
Salah satu agenda yang menjadi harapannya adalah penyelenggaraan Indonesian Basketball League (IBL) di Makassar. Selama ini, sejumlah daerah di Indonesia telah menjadi lokasi penyelenggaraan seri kompetisi tersebut. Makassar, kata dia, juga perlu memiliki fasilitas yang memenuhi persyaratan agar berpeluang menjadi tuan rumah.
“Paling tidak di lapangan basket Karebosi bisa direvitalisasi berstandar internasional agar series IBL juga bisa masuk Makassar dan tentunya penikmat basket di Kota Makassar ini bisa kita bisa merespon harapan besarnya terkait stadion basket yang bertaraf internasional,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung perkembangan atlet basket lokal. Fasilitas yang representatif dinilai dapat menunjang aktivitas latihan, pembinaan, hingga penyelenggaraan pertandingan.
Terkait rencana penganggaran, Suharmika menjelaskan bahwa gagasan tersebut masih sebatas usulan pribadi dan belum menjadi keputusan resmi mengenai alokasi anggaran pada 2027.
Namun, ia berharap wacana revitalisasi tersebut dapat masuk dalam perhatian pemerintah kota saat menyusun perencanaan pembangunan berikutnya.
“Ini baru menjadi wacana dari saya sendiri karena melihat apa namanya melihat series-series IBL yang sudah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia tapi Makassar tidak mendapatkan lokasi untuk melaksanakan series IBL,” ujarnya.
“Tapi kita tidak punya stadion basket bertaraf internasional. Tentunya ini menjadi harapan besar kami untuk mendorong bagaimana pengalokasian anggaran ke depan ini bisa menjadi perhatian,” pungkas legislator Golkar itu.
Comment