Makassar, Respublica— Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) menggelar Workshop Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional bagi Dosen pada 6–7 Juni 2026 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi Manajemen FEB UNM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas akademik dan memperkuat daya saing dosen dalam memperoleh hibah penelitian serta pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, Prof. Basri Bado menegaskan pentingnya transformasi budaya akademik yang berorientasi global melalui peningkatan kualitas riset, publikasi ilmiah, dan jejaring kolaborasi internasional.
“Perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan penelitian yang berkualitas, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan global melalui kolaborasi lintas negara. Karena itu, kemampuan menyusun proposal hibah internasional menjadi kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap dosen,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen FEB UNM, Dr. Anwar, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan produktivitas riset dan pengabdian dosen yang mampu bersaing pada skema pendanaan internasional.
“Workshop ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dosen mengenai strategi penyusunan proposal yang kompetitif sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi dan peneliti di tingkat global,” ungkapnya.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber nasional yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan dan perolehan hibah internasional. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Budi Harsanto, S.E., M.M., Ph.D., PGCertHE., FHEA dari Universitas Padjadjaran dengan tema Strategi Penyusunan Proposal Hibah Penelitian Internasional yang Kompetitif dan Bereputasi Global.
Dalam paparannya, Prof. Budi menekankan pentingnya pemetaan isu strategis, penguatan kebaruan penelitian, serta penyelarasan proposal dengan agenda pembangunan global dan prioritas lembaga donor internasional.
Materi kedua disampaikan oleh Kepala Pusat InterCAFE IPB, Prof. Dr. Ir. Dedi Budiman Hakim, MAgrEcon, yang mengulas Teknik Penyusunan Proposal Hibah Internasional yang Sistematis dan Kompetitif.
Ia menjelaskan berbagai aspek teknis penyusunan proposal mulai dari identifikasi peluang pendanaan, perumusan tujuan dan luaran, hingga strategi penyusunan anggaran yang sesuai dengan standar lembaga pendonor internasional.
Selanjutnya, Sekretaris LP2M UNM, Prof. Amirullah, S.Pd., M.Ed., Ph.D., membawakan materi mengenai Skema Hibah Penelitian dan Pengabdian Internasional serta Strategi Penguatan Jejaring dan Kolaborasi Internasional.
Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai peluang pendanaan internasional serta pentingnya membangun kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan organisasi internasional.
Sebagai sesi penutup, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Dr. Abdul Rahman, M.Si. FGD tersebut difokuskan pada pemetaan ide-ide riset unggulan, identifikasi calon kolaborator internasional yang potensial, serta penyusunan strategi kompetitif dalam pengembangan proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tingkat internasional.
Melalui workshop ini, Program Studi Manajemen FEB UNM berharap mampu meningkatkan jumlah proposal hibah internasional yang diajukan dan didanai, sekaligus memperluas jejaring akademik global yang mendukung pencapaian visi Universitas Negeri Makassar sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional.
Comment