Makassar, Respublica— Iran memberi respons tegas setelah Israel yang dibantu Amerika Serikat menyerang Teheran. Sedikitnya lima instalasi militer utama milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dilaporkan menjadi sasaran rentetan rudal Iran.
Berdasarkan konfirmasi media Iran, sejumlah fasilitas yang terdampak antara lain Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar, fasilitas militer Al-Salmiya di Kuwait, Pangkalan Udara Al-Zafra di Uni Emirat Arab, markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain, serta Pangkalan Udara King Hussein di Yordania.

Sejumlah media di kawasan melaporkan sirene peringatan serangan udara terus meraung di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab tak lama setelah rudal diluncurkan.
Ledakan juga dilaporkan terdengar di beberapa titik di wilayah yang disebut sebagai wilayah pendudukan, termasuk Tel Aviv, al-Quds, dan Be’er Sheva.
Ada pula laporan yang menyebutkan dentuman terdengar hingga Arab Saudi dan Dubai. Namun hingga kini, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Perkembangan ini terjadi di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat. Kedua negara baru saja menuntaskan putaran ketiga pembicaraan terkait program nuklir di Jenewa pada Kamis lalu dan dijadwalkan melanjutkan dialog di Wina pekan depan dengan agenda yang lebih mendalam.
Comment