Ketum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Gejolak Global

Makassar, Respublica— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Anwar Iskandar mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan ikhtiar spiritual di tengah situasi geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan Anwar saat memberikan tanggapan setelah mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam acara Silaturahmi Presiden bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

ads

Dalam pernyataannya, Anwar menilai langkah pemerintah yang menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif merupakan strategi penting dalam menghadapi dinamika hubungan internasional.

“Oleh karena itu, saya kira kita memahami apa yang dilakukan oleh Presiden kita dalam melaksanakan politik bebas dan aktif. Artinya tidak akan membuat musuh dengan negara mana pun dan siapa pun. Tapi memperbanyak kawan dan teman di seluruh dunia ini,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, perkembangan situasi global saat ini diwarnai berbagai konflik dan ketegangan di sejumlah kawasan dunia. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diwaspadai karena berpotensi membawa dampak yang lebih luas.

Karena itu, Anwar menegaskan bahwa keselamatan bangsa dan negara harus menjadi perhatian utama seluruh elemen masyarakat.

“Selanjutnya, yang paling penting sekali buat kita adalah bagaimana menyelamatkan negara kita, bangsa kita, dan rakyat kita, serta umat kita. Itu yang paling pokok,” imbuh Anwar.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan nasional. Anwar mengajak seluruh komponen bangsa, mulai dari ulama, pemerintah, hingga aparat pertahanan dan keamanan, untuk terus bersinergi menjaga stabilitas dan keselamatan negara.

“Nah, hari ini saya kira momentum terbaik bagi kita sekalian untuk merajut sebuah kebersamaan antara kita semuanya. Antara kita para ulama dengan umara yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Antara kita dipimpin TNI yang dibimbing oleh Panglima TNI Jenderal Agus. Antara kita dengan Polri yang dibimbing oleh Pak Listyo Sigit,” ucap Anwar.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, terlebih di bulan suci Ramadan. Menurutnya, ikhtiar spiritual tersebut penting untuk memohon perlindungan bagi bangsa dan negara dari berbagai musibah yang terjadi di sejumlah wilayah dunia.

“Lebih-lebih ini pada bulan Ramadan jangan sampai musibah yang terjadi di mana-mana yang ujungnya adalah membuat kesengsaraan yang tidak berhenti itu terjadi di sini. Sangat penting kita sekalian untuk mendekatkan diri kepada Allah. Memohon keselamatan bagi kita semua, bagi pemimpin kita, bagi rakyat kita, bagi negara kita,” ujar Anwar.

Menutup pernyataannya, Ketua Umum MUI menegaskan bahwa di tengah tantangan global yang semakin kompleks, bangsa Indonesia perlu menjaga kekompakan dan memperkuat persatuan.

Ia berharap dengan kebersamaan dan doa, Indonesia senantiasa mendapatkan pertolongan serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Comment