FIKK UNM Bareng PPFI Gelar National Strength and Conditioning Course Level 1, Diikuti 80 Peserta

Makassar, Respublica—  Kegiatan National Strength and Conditioning Course Level 1 resmi dibuka pada Sabtu, 25 April 2026, di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga. Suasana pembukaan turut diisi dengan pemutaran video kegiatan dan penampilan seni silat sebagai bagian dari penguatan nilai budaya olahraga.

ads

Memasuki agenda inti, Ketua Panitia, Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan hasil inisiasi dari proses diskusi dan kolaborasi untuk menghadirkan wadah peningkatan kompetensi pelatih fisik.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pimpinan fakultas dan universitas, serta menegaskan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan teori dan praktik guna mencetak pelatih fisik yang profesional.

Perwakilan Persatuan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI), Coach Luky Afari, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan organisasi secara nasional yang telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Ia menambahkan, PPFI saat ini telah memiliki lembaga sertifikasi yang terakreditasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan dukungan 25 asesor. Ia berharap kerja sama dengan Universitas Negeri Makassar dapat terus diperkuat ke depannya.

Sementara itu, perwakilan KONI Sulawesi Selatan, Dr. Ahmad Rum Bismar, M.Pd., menekankan pentingnya peran pelatih fisik dalam menunjang prestasi atlet. Menurutnya, pengalaman di level profesional menunjukkan bahwa kompetensi pelatih fisik menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan atlet di berbagai cabang olahraga.

Hal senada disampaikan perwakilan KONI Makassar, Prof. Dr. Hasyim, M.Pd., yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini dapat menjadi sarana strategis dalam pengembangan atlet daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.

Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan FIKK UNM dalam sambutannya menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mencetak pelatih fisik yang memiliki sertifikasi nasional BNSP. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan secara optimal sehingga mampu menjadi pelatih profesional yang berkontribusi terhadap kemajuan olahraga nasional.

Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya Samarinda, Lampung, Ternate, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan. Pelatihan menghadirkan sejumlah instruktur nasional, yakni Luky Afari, M.Pd., Ikrar Setia Rahadi, S.Pd., Reza Laksmana, S.Pd., dan Selvi Dwi Sri Maria, S.Pd.

Acara pembukaan ditutup dengan penampilan karate cilik sebelum memasuki sesi lanjutan kegiatan pelatihan. Kegiatan Strength and Conditioning Course Level 1 ini akan berlangsung hingga 27 April 2026, dengan kombinasi materi teori dan praktik yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi serta profesionalisme pelatih fisik di Indonesia.

Comment