Makassar, Respublica — Anggota MPR RI/DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Makassar, Selasa (31/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Rudianto Lallo menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada puluhan mahasiswa program Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan sebagai bentuk implementasi nyata nilai-nilai kebangsaan dalam bidang pendidikan.

Kegiatan yang mengangkat nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika itu digelar di tengah dimulainya semester genap tahun ajaran 2026.
Pada periode tersebut, mahasiswa diwajibkan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), sementara tidak sedikit mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang harus mencari bantuan, mengajukan keringanan, hingga mencicil biaya pendidikan agar dapat melanjutkan perkuliahan.
Pada kesempatan tersebut, Rudianto Lallo mengatakan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menerjemahkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan ke dalam aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Menurutnya, tujuan nasional yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, harus diwujudkan melalui upaya memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan kepada seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang ekonomi, sosial, maupun daerah asal.
“Bukti kita mengimplementasikan nilai yang terkandung di dalamnya, kita harus memastikan proses mencerdaskan kehidupan bangsa bersifat inklusif, menghargai keragaman budaya, suku, dan agama, serta memberikan akses pendidikan yang adil tanpa diskriminasi bagi seluruh anak bangsa,” kata Rudianto Lallo.
Lebih jauh, Anggota Komisi III DPR RI tersebut menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dalam mengubah masa depan seseorang sekaligus menentukan kemajuan bangsa.
Karena itu, ia menilai dukungan terhadap mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Masa depan bangsa harus dibangun dari kesempatan belajar yang terbuka bagi setiap anak. Oleh karena itu, Yayasan Anak Rakyat Indonesia tidak hanya bergerak di bidang pelayanan sosial dan keagamaan tetapi juga konsen terhadap advokasi pendidikan,” ujarnya.
Bantuan biaya pendidikan tersebut disalurkan melalui Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) yang didirikan Rudianto Lallo sejak menjabat Ketua DPRD Kota Makassar. Yayasan tersebut selama ini aktif menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, keagamaan, dan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Para penerima bantuan berasal dari berbagai perguruan tinggi serta berbagai kabupaten dan kota di daerah pemilihan Rudianto Lallo. Kehadiran mahasiswa dengan latar belakang yang beragam dinilai sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi salah satu pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kesempatan itu, Rudianto juga mengajak para mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga semangat belajar, serta menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk berkontribusi bagi masyarakat dan negara.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban biaya pendidikan mahasiswa sekaligus menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi dengan baik.
Comment