Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PKS, Rezeki Nur, S.Kep., Ns., M.Kep menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 di dua titik wilayah Kecamatan Mariso, Rabu (20/5/2026).
Titik pertama berlangsung di Jalan Dahlia Lorong 309 RT 01/RW 02, Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso. Sementara titik kedua digelar di Jalan Nuri 300 RT 01/RW 07, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso.

Dalam sambutannya, Rezeki Nur mengatakan kegiatan reses merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, seluruh aspirasi warga akan menjadi bahan perhatian dan perjuangan di DPRD Kota Makassar. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berkomunikasi dengan pemerintah maupun wakil rakyat agar persoalan yang ada dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Melalui reses ini kami ingin mendengar langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan tentu akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.

Pada titik pertama di Kelurahan Mattoangin, warga mengeluhkan adanya perubahan data desil yang berdampak pada penerimaan bantuan sosial.
Selain itu, warga juga mengajukan permintaan bantuan tenda dan kursi untuk menunjang kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan mereka. Persoalan pendidikan turut menjadi perhatian warga.
Sejumlah warga meminta bantuan bagi anak-anak putus sekolah agar dapat mengikuti program pendidikan kesetaraan.
Sementara pada titik kedua di Kelurahan Mariso, persoalan perubahan data desil kembali menjadi keluhan utama warga. Warga juga mengeluhkan kondisi drainase yang dinilai kurang optimal sehingga kawasan tersebut kerap dilanda banjir setiap kali hujan turun.
Mereka meminta adanya pengerukan dan pembenahan drainase untuk mengurangi genangan air. Selain itu, warga menilai masih ada bantuan sosial yang belum tepat sasaran. Bahkan, sejumlah warga miskin disebut belum tersentuh bantuan pemerintah sama sekali.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rezeki Nur memastikan seluruh keluhan masyarakat akan dicatat dan diteruskan kepada instansi terkait di Pemerintah Kota Makassar.
Ia berharap persoalan bantuan sosial, pendidikan, maupun infrastruktur lingkungan dapat menjadi perhatian pemerintah agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Comment