Distransnaker Lutim Dorong Serapan Tenaga Kerja Lewat Program Sertifikasi Gratis

Luwu Timur, Respublica— Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menghadirkan program Sertifikasi Profesi dan Sertifikasi Kompetensi Gratis untuk masyarakat.

Program ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.

ads

Kepala Dinas Transnaker Luwu Timur, Joni Patabbi, mengatakan program tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memiliki kompetensi yang diakui secara resmi sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja.

“Kami ingin memastikan bahwa peluang emas ini diketahui oleh seluruh warga Luwu Timur yang membutuhkan. Lewat sertifikasi kompetensi gratis ini, kita harapkan angka serapan tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri maupun wirausaha terus meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Program ini menyasar pencari kerja hingga tenaga kerja lokal yang ingin meningkatkan kemampuan dan legalitas kompetensinya, terutama di tengah perkembangan sektor industri di Luwu Timur yang terus tumbuh.

Saat ini, Distransnaker Luwu Timur tengah menjalankan tahap sosialisasi perekrutan di berbagai kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, tim turun langsung ke lapangan untuk memberikan informasi terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan, hingga alur pelaksanaan program agar dapat diketahui masyarakat secara luas.

Pada pelaksanaan tahun 2026, Distransnaker juga menerapkan sistem baru dalam proses pengadaan lembaga penyelenggara sertifikasi. Seluruh tahapan pemilihan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dilakukan secara digital melalui E-Catalog atau Katalog Elektronik.

Langkah tersebut dilakukan guna menciptakan proses yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien dalam penggunaan anggaran daerah. Joni Patabbi menjelaskan, penggunaan sistem digital dalam proses pengadaan bertujuan memastikan lembaga yang dipilih benar-benar memiliki kapasitas dan legalitas resmi.

Joni Patabbi menambahkan, langkah digitalisasi pengadaan ini diambil guna memastikan bahwa lembaga pelaksana yang terpilih adalah mitra yang benar-benar kredibel, kompeten, dan memiliki standarisasi resmi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Masyarakat yang ingin mengikuti program sertifikasi gratis tersebut nantinya dapat melakukan pendaftaran setelah tahapan sosialisasi tingkat kecamatan rampung dilaksanakan.

Informasi terkait jadwal, syarat administrasi, dan ketentuan lainnya bisa diperoleh melalui kantor kecamatan maupun kanal resmi Distransnaker Luwu Timur.

Comment