Tak Cuma Olahraga, Sabtu Sehat Juara Luwu Timur Jadi Ajang Promosi bagi UMKM

Luwu Timur, Respublica— Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengembangkan program Sabtu Sehat Juara (SSJ) dengan pelaksanaan secara bergilir di setiap kecamatan.

Program ini tidak hanya mendorong masyarakat membudayakan pola hidup sehat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk lokal.

ads

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menjelaskan program tersebut saat memberikan sambutan pada pembukaan Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (K-UMKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (6/10/2026) malam.

Irwan mengatakan, SSJ dirancang sebagai kegiatan yang menggabungkan aktivitas olahraga, interaksi sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan rutin setiap Sabtu, pemerintah daerah ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus memberi kesempatan kepada pelaku UMKM memasarkan produk mereka.

“Pemerintah dan masyarakat Luwu Timur juga saat ini rutin melaksanakan program SSJ, yaitu program SabTU SEhat Juara. Di mana program ini kita bangun bukan hanya untuk mengajak masyarakat hidup sehat dan aktif, tetapi sekaligus membuka ruang bagi para pelaku UMKM untuk berjualan dan memperkenalkan produknya,” ujar Irwan.

Ia mengajak masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaannya yang menjangkau setiap kecamatan diharapkan membuat program SSJ semakin dekat dengan masyarakat dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan.

“Ini alhamdulillah setiap hari Sabtu Bapak Ibu boleh bergabung di setiap kecamatan di mana kita berada, karena setiap Sabtu Bapak Ibu, masyarakat luas dan seluruh teman-teman ASN dan anak-anak kita akan bergabung melaksanakan program Sabtu Sehat ini,” katanya.

Menurut Irwan, keterlibatan pelaku UMKM menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan SSJ. Ketika masyarakat berkumpul untuk berolahraga dan melakukan kegiatan positif, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk lokal kepada calon konsumen.

Produk yang ditawarkan dapat berupa makanan dan minuman sehat, pangan olahan, kerajinan, hingga berbagai produk kreatif hasil usaha masyarakat.

“Ketika masyarakat berkumpul untuk berolahraga dan melakukan aktivitas positif, kita hadirkan UMKM dalamnya: ada makanan dan minuman sehat, produk olahan masyarakat, kerajinan, produk kreatif, dan berbagai produk lokal lainnya,” tutur Irwan.

Ia menilai, kegiatan yang mempertemukan masyarakat dan pelaku usaha tersebut dapat menciptakan manfaat ekonomi di tengah aktivitas olahraga. Selain menjadi sarana promosi, SSJ berpotensi memperluas jaringan konsumen dan meningkatkan transaksi bagi UMKM yang berpartisipasi.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, ingin menjadikan program ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem yang menghubungkan kesehatan masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Dengan demikian, kita ingin membangun sebuah ekosistem: masyarakatnya sehat, ruang publiknya hidup, UMKM-nya bergerak, transaksi meningkat, dan pendapatan masyarakat bertambah,” tegasnya.

Comment