UNM Catat Prestasi PKM 2026, WR III: Cermin Penguatan Iklim Akademik dan Pembinaan Mahasiswa

Respublica, Makassar — Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mencatatkan capaian positif dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. Dalam hasil pendanaan tahun ini, UNM berhasil menempati peringkat 15 nasional dari total 704 perguruan tinggi penerima pendanaan di seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, UNM juga menempati posisi ketiga nasional pada kategori Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), berada di bawah Universitas Negeri Malang dan Universitas Negeri Yogyakarta.

ads

Capaian tersebut diraih di tengah ketatnya persaingan PKM tahun ini. Secara nasional, sebanyak 25.253 proposal mengikuti proses seleksi, namun hanya 1.121 proposal yang dinyatakan lolos pendanaan dan tersebar di 704 perguruan tinggi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Dr. Arifin Manggau, mengatakan keberhasilan 14 tim PKM yang lolos tahun ini menjadi capaian penting bagi kampus, terutama di tengah penurunan kuota pendanaan nasional dibanding tahun sebelumnya.

“Capaian ini tentu patut kita apresiasi. Apalagi tahun ini persaingan semakin ketat dan kuota pendanaan juga lebih sedikit. Tahun lalu kita meloloskan 12 tim saat kuota nasional masih sekitar 1.500-an. Tahun ini kuota hanya 1.121, tetapi alhamdulillah UNM justru mampu meloloskan 14 tim,” ujar Arifin.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan akhir dari target UNM, mengingat kampus berjuluk Orange Campus itu pernah konsisten berada di jajaran 10 besar nasional penerima pendanaan PKM pada 2019, 2020, dan 2021.

“UNM pernah mencatatkan sejarah sebagai kampus yang konsisten masuk Top 10 nasional pada 2019, 2020, dan 2021. Karena itu, capaian tahun ini harus menjadi momentum rebound. Sudah saatnya UNM kembali ke papan atas PKM nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Arifin menilai peningkatan jumlah tim yang lolos dari 12 tim pada tahun sebelumnya menjadi 14 tim tahun ini menunjukkan adanya perbaikan dalam ekosistem pembinaan PKM di lingkungan UNM.

“Ini cermin bahwa dinamika dan penguatan pembinaan mahasiswa berjalan dengan baik di UNM. Ada proses yang mulai terbangun secara lebih sistematis dan menunjukkan arah yang positif,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan pembinaan akan terus didorong melalui pendampingan intensif, klinik proposal, serta kolaborasi lintas fakultas dan dosen pembimbing.

“Target kita ke depan bukan hanya mempertahankan posisi, tetapi memperkuat kembali tradisi prestasi UNM. Kita ingin UNM kembali menjadi kekuatan utama dalam PKM nasional,” tambahnya.

Adapun 14 tim UNM yang lolos pendanaan PKM 2026 terdiri atas enam tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan, lima tim dari Fakultas Bahasa dan Sastra, dua tim dari Fakultas Psikologi, serta satu tim dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Comment