Andi Suharmika Minta Evaluasi Total Lurah yang Tak Maksimal Layani Warga

Makassar, Respublica—  Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Andi Suharmika ikut menyoroti kinerja jajaran lurah yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sorotan tersebut muncul setelah Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sebelumnya mengevaluasi kinerja pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan.

ads

Munafri mengaku menerima laporan mengenai sejumlah lurah yang dinilai belum menunjukkan kinerja maksimal, termasuk dalam hal kehadiran di kantor selama jam kerja.

“Saya mendapatkan laporan, ada lurah yang lebih banyak nongkrong di warkop daripada di kantornya. Itu ada,” tegas Munafri.

Menanggapi hal tersebut, Andi Suharmika mengatakan DPRD juga menerima laporan serupa mengenai lurah yang dinilai lebih banyak mengurus kepentingan bisnis dibanding menjalankan tugas pemerintahan.

Menurutnya, pernyataan Wali Kota terkait kinerja lurah sejalan dengan temuan dan laporan yang diterima DPRD. Karena itu, pihaknya mendorong Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi terhadap lurah yang tidak menjalankan tugas secara maksimal.

Suharmika menegaskan pemerintah kelurahan memiliki peran penting karena menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat. Karena itu, lurah dituntut menjalankan tugas sesuai fungsi serta mengikuti kebijakan dan instruksi Pemerintah Kota Makassar.

“Kita juga terus mendorong apa menjadi harapan daripada kebutuhan kota itu, menciptakan suasana di tingkat kelurahan ini semua bekerja mengikuti instruksi daripada pemerintah kota dan menjalankan tugas-tugas sesuai dengan sebagaimana fungsinya,” jelasnya.

Ia meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh, terutama terhadap lurah yang dinilai tidak fokus menjalankan tugas pelayanan masyarakat. Menurutnya, evaluasi tersebut tidak hanya menyangkut kehadiran lurah di kantor, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Tentunya ini perlu menjadi catatan penting dan kami berharap untuk dilakukan evaluasi secara menyeluruh terkait kinerja, terkait bagaimana apa namanya pelayanannya di kelurahan dan lain sebagainya,” katanya.

Suharmika mengatakan DPRD juga akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah kelurahan. Hasil pengawasan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Wali Kota Makassar sebagai bahan evaluasi.

“Dan apa menjadi penyampaian Bapak Wali Kota Makassar kemarin yang ada lebih banyak apa namanya? Lebih banyak aktivitasnya di warung kopi dari dan bisnis dibanding kerjanya. Tentu itu yang perlu menjadi catatan penting dan perlu dievaluasi secara menyeluruh,” pungkasnya.

Comment