Luwu Timur, Respublica— Festival Sungai Malili Tahun 2026 resmi dibuka sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (30/5/2026). Pembukaan Festival Sungai Malili 2026 ditandai dengan penabuhan gong oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Kegiatan yang dipusatkan di Anjungan Sungai Malili ini berlangsung selama sepekan, mulai 30 Mei hingga 6 Juni 2026, dengan menghadirkan berbagai agenda budaya, olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Festival tersebut menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Luwu Timur kepada masyarakat luas.
Beragam kegiatan disiapkan untuk memeriahkan festival, mulai dari pameran UMKM lokal, lomba perahu naga, pertunjukan musik, hingga karnaval budaya.
Pameran UMKM yang berlangsung sepanjang pelaksanaan festival menghadirkan berbagai produk unggulan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, perlombaan perahu naga yang digelar pada 31 Mei hingga 2 Juni menjadi salah satu agenda yang paling dinanti karena menghadirkan persaingan yang kompetitif di Sungai Malili.
Selain itu, masyarakat juga disuguhkan penampilan para talenta lokal melalui kegiatan Music Talent yang berlangsung pada 30 Mei hingga 4 Juni. Puncak hiburan akan digelar melalui Festival Music Band pada 5 hingga 6 Juni 2026.
Di bidang budaya, Festival Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni menjadi sarana untuk memperkenalkan khazanah seni dan tradisi masyarakat Luwu Timur kepada generasi muda maupun pengunjung dari luar daerah.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam sambutannya mengatakan seluruh rangkaian kegiatan yang digelar selama perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari olahraga, seni, hingga pertunjukan musik.
Menurut Irwan, pelaksanaan festival tersebut juga merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menjawab harapan masyarakat akan ruang hiburan dan rekreasi yang sehat serta produktif.
“Rasa cinta kita kepada Bumi Batara Guru yang mana pada tahun ini merupakan tahun ke-23 Kabupaten Luwu Timur terbentuk. Dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun, mengalami peningkatan-peningkatan yang signifikan,” ujarnya.
“Tidak lain dan tidak bukan semua merupakan dukungan, bantuan, dan doa kita semua, sehingga alhamdulillah, kabupaten yang sama-sama kita cintai ini seperti apa yang kita saksikan hari ini,” tambah Bupati Irwan.
Festival Sungai Malili 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, memperkuat pelestarian budaya lokal, serta meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Luwu Timur di tingkat regional maupun nasional.
Comment