Makassar, Respublica— Sebanyak 357 mahasiswa baru Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar (FEB UNM) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Teater Menara Phinisi UNM.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pengenalan lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa baru juga dibekali pengetahuan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, investasi, organisasi kemahasiswaan, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Konsep tersebut dirancang untuk mempertemukan pengalaman akademik dengan kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi dan perubahan ekonomi.
Ketua Program Studi Manajemen FEB UNM, Dr. Anwar, S.E., M.Si., mengatakan pembekalan sejak awal penting agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan sekaligus memiliki kesiapan menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Menurut dia, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Pengelolaan keuangan pribadi dan kecakapan menggunakan teknologi juga menjadi bagian penting dalam menunjang perjalanan mereka selama berada di bangku kuliah.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami kehidupan kampus, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri selama kuliah,” ujarnya.
Pesan Dekan untuk Mahasiswa Baru
Dekan FEB UNM, Prof. Dr. Basri Bado, S.Pd., M.Si., turut memberikan pesan kepada mahasiswa baru dalam kegiatan tersebut.
Ia mengingatkan mahasiswa agar menghargai kepercayaan dan pengorbanan orang tua dengan menjalani proses pendidikan secara sungguh-sungguh. Mahasiswa juga didorong membangun komunikasi yang baik dengan para dosen selama menjalani perkuliahan.
Menurutnya, perjalanan akademik tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga karakter, etika, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus mengembangkan diri.
Mahasiswa baru kemudian diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa Manajemen. Pengenalan dilakukan melalui pemutaran profil organisasi, penjelasan struktur kepengurusan, hingga dialog bersama pengurus.
Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal kehidupan organisasi sekaligus melihat berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di luar aktivitas perkuliahan.
Kenali Dosen dan Pilihan Konsentrasi
Rangkaian PKKMB juga diisi dengan pengenalan dosen dan alumni Program Studi Manajemen.
Mahasiswa menyaksikan video profil dan mendapat kesempatan mengenal langsung para dosen yang akan mendampingi proses pendidikan mereka.
Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai sejumlah konsentrasi dalam Program Studi Manajemen yang dapat dipilih berdasarkan ketertarikan maupun arah karier.
Pembekalan kemudian berlanjut pada materi literasi keuangan bersama Pegadaian.
Suhesti, S.E., M.M., selaku perwakilan Deputy Area Makassar 2, hadir bersama Didi Jayadi yang merupakan Pimpinan Cabang Pegadaian untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi.
Mahasiswa diajak mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini, termasuk menabung, mengatur keuangan, serta memahami pilihan instrumen investasi sebagai bagian dari persiapan menuju kemandirian finansial.
Mahasiswa Diperkenalkan dengan Pemanfaatan AI
Memasuki agenda siang, mahasiswa mendapatkan materi teknologi melalui program AIrena Belajar yang dihadirkan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).
Mengangkat tema “Rahasia Produktif dan Kreatif dengan AI”, sesi tersebut membahas berbagai kemungkinan pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk mendukung aktivitas belajar maupun kebutuhan di dunia profesional.
Talkshow menghadirkan Muh. Zulfikar Aris, Alif Randhy Pratama, dan Andi Muhammad Kahfi sebagai narasumber dengan Dr. Azlan Azhari, S.E., M.M. sebagai moderator.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperlihatkan sejumlah contoh penggunaan AI, mulai dari teknik prompting, pencarian dan pengolahan informasi, pengembangan gagasan, hingga pemanfaatannya untuk menunjang proses pembelajaran.
Agar berlangsung interaktif, materi tidak hanya disampaikan dalam bentuk paparan. Peserta juga mengikuti permainan edukatif, kuis, demonstrasi prompting, serta lucky draw.
Ketua Panitia PKKMB Manajemen FEB UNM 2026, Dr. Isma Azis Riu, S.P., M.M., mengatakan mahasiswa baru memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kapasitas apabila mampu memanfaatkan masa kuliah secara maksimal.
Ia mendorong mahasiswa agar tidak berhenti mengejar nilai akademik, tetapi mulai membangun pola pikir sebagai pencipta nilai atau value creator.
“Hari ini kalian memasuki dunia yang penuh kompetisi. Karena itu, manfaatkan masa kuliah untuk memperkuat kapasitas diri, memperluas jejaring, dan mengembangkan kemampuan yang akan menjadi modal menghadapi masa depan,” ujarnya.
Rangkaian PKKMB tersebut menjadi langkah awal Program Studi Manajemen FEB UNM dalam memperkenalkan kehidupan akademik sekaligus memberikan bekal praktis kepada mahasiswa baru.
Perpaduan antara pengenalan kampus, organisasi, literasi keuangan, investasi, serta keterampilan memanfaatkan AI diharapkan dapat membantu mahasiswa menghadapi proses pendidikan sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang terus mengalami perubahan.
Comment