Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan VI bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar di Hotel Almadera, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Utama RSUD Daya Kota Makassar, dr. A. Any Muliany M., M.Kes., dan Nasaruddin Natsir sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Ari Ashari Ilham menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan DPRD bertujuan memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Daya terus mengalami peningkatan, baik dari sisi kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, maupun fasilitas penunjang.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas pemerintah. Karena itu, setiap program dan anggaran yang dialokasikan kepada rumah sakit daerah harus benar-benar berdampak pada peningkatan mutu layanan kepada pasien.
“Pengawasan ini menjadi bagian dari tanggung jawab DPRD untuk memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Daya berjalan dengan baik. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan didukung oleh fasilitas serta tenaga medis yang memadai,” ujarnya.
Ari juga berharap berbagai kebutuhan yang masih dihadapi RSUD Daya dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar sehingga rumah sakit tersebut mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin optimal kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Daya Kota Makassar, dr. A. Any Muliany M., M.Kes., memaparkan profil rumah sakit beserta perkembangan layanan kesehatan yang dimiliki.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Bagian Umum dan Kepegawaian, RSUD Daya saat ini didukung oleh 722 tenaga kerja yang terdiri atas 296 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 360 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 pegawai paruh waktu, empat Pegawai Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), 18 dokter tamu, serta dua tenaga titipan.
Meski demikian, RSUD Daya masih membutuhkan sejumlah tenaga dokter spesialis untuk melengkapi pelayanan kesehatan. Kebutuhan tersebut meliputi dokter spesialis rehabilitasi medik, spesialis urologi, spesialis onkologi, konsultan kardiovaskular, konsultan manajemen nyeri, spesialis hematologi onkologi medik, serta spesialis ginjal dan hipertensi.
Dalam kesempatan itu, dr. Any juga memaparkan berbagai layanan unggulan yang telah tersedia di RSUD Daya. Di antaranya layanan Telinga Hidung Tenggorokan (THT) yang dilengkapi pemeriksaan audiometri, BERA, OAE, dan timpanometri.
Untuk layanan mata, RSUD Daya telah memiliki fasilitas operasi katarak menggunakan metode phacoemulsification, USG biometrik A-scan, serta mikroskop bedah mata. Sementara pada layanan neurologi tersedia pemeriksaan EEG, EMG, Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), dan polysomnography (PSG).
RSUD Daya juga menyediakan layanan jantung berupa elektrokardiografi (EKG), ekokardiografi (ECHO), dan treadmill test. Pada layanan ortopedi tersedia tindakan artroskopi, sedangkan untuk bedah tersedia layanan endoskopi, bronkoskopi, bedah laser hemoroid, laparoskopi, endoskopi, hingga jet dan water debridement.
Selain itu, rumah sakit tersebut telah memiliki layanan bedah saraf dengan dukungan mikroskop bedah saraf dan teknologi Intra Operative Neuro Monitoring. Untuk layanan kanker dan kemoterapi, RSUD Daya masih menunggu kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar pelayanan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
RSUD Daya juga terus memperkuat layanan penunjang medis melalui instalasi gizi, radiologi, laboratorium patologi klinik yang dilengkapi urine analyzer, hematology analyzer, chemistry analyzer, TCM, electrolyte analyzer, coagulation analyzer, hingga immunology analyzer.
Sementara pada laboratorium patologi anatomi telah tersedia layanan imunohistokimia (IHK), sedangkan laboratorium mikrobiologi memiliki fasilitas kultur bakteri dan inkubator CO2.
Comment