Luwu Timur, Respublica— Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Towuti resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Parmudora) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat, bersama masyarakat, peserta, dan tokoh-tokoh setempat.

Dalam sambutannya, Safaat menegaskan turnamen sepak bola tersebut bukan hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan strategi di atas lapangan, tetapi juga memiliki makna yang lebih besar sebagai sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Saya berharap melalui kegiatan ini kita dapat terus menjaga hubungan baik dan kekompakan antar desa yang ada di Kecamatan Towuti,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Safaat juga menyinggung kondisi Lapangan Sirio-rio yang menjadi lokasi pertandingan. Menurutnya, lapangan tersebut merupakan kebanggaan masyarakat Towuti, meski masih membutuhkan sejumlah perbaikan.
“Saya mengetahui keluhan dan harapan teman-teman sekalian mengenai kondisi lapangan yang saat ini masih perlu perbaikan. Lapangan ini akan kita desain ulang agar menjadi ikon kebanggaan baru bagi masyarakat Towuti,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Safaat berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah kompetisi, sementara persaudaraan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa, yang terpenting adalah kita semua tetap menjaga persaudaraan dan menghibur masyarakat dengan permainan yang indah,” pungkasnya.
Comment