Makassar, Respublica— Anggota DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, akan menggelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Angkatan IX bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar di Hotel MaxOne, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, khususnya di bidang perhubungan dan penataan perparkiran di Kota Makassar.

Sejumlah narasumber bakal hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Irwan, S.E., M.M., selaku Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit dan Inspeksi Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta Andi Hasri.
Dalam pernyataannya, Jumat (7/8/2026), Azwar Rasmin mengatakan persoalan perparkiran menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan ketertiban lalu lintas di Kota Makassar.
Menurutnya, parkir yang tidak tertata dapat mengganggu fungsi jalan dan pada akhirnya berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas.
Karena itu, ia menilai pengawasan terhadap penyelenggaraan perparkiran perlu dilakukan secara berkelanjutan, baik terhadap lokasi parkir, petugas parkir maupun penerapan aturan yang berlaku.
“Parkir ini kelihatannya sederhana, tetapi kalau tidak ditata dengan baik dampaknya bisa besar terhadap lalu lintas. Karena itu, kita ingin melihat sejauh mana pengelolaan dan pengawasan parkir yang dilakukan pemerintah, termasuk bagaimana memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang tertib,” ujar Azwar.
Ia mengatakan, penataan parkir juga harus diikuti dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan. Masyarakat diharapkan tidak menggunakan ruang-ruang yang dilarang sebagai tempat parkir, seperti trotoar, jalur pedestrian maupun area yang dapat mengganggu arus kendaraan.
“Jangan hanya masyarakat yang dituntut tertib. Pemerintah juga harus memastikan sistemnya jelas, petugasnya resmi dan pengawasannya berjalan. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan nyaman ketika menggunakan fasilitas parkir,” katanya.
Azwar berharap kegiatan pengawasan tersebut dapat menjadi ruang evaluasi sekaligus menyerap masukan dari masyarakat mengenai berbagai persoalan perparkiran yang masih ditemukan di lapangan.
“Kita berharap ada solusi yang konkret. Tujuannya bukan sekadar mengkritisi, tetapi bagaimana parkir di Makassar bisa semakin tertib, tidak mengganggu lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Comment