Makassar, Respublica— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pembangunan stadion bertaraf internasional menjadi salah satu prioritas utama. Bahkan, Appi, sapaan akrabnya, mengaku akan membangun stadion tanpa membebani APBD.
“Kita sudah menjalin pembicaraan dengan pihak ketiga. Kita berharap tidak terbangun dengan biaya APBD. Ini bisa menjadi investasi inovatif yang bisa hadir di kota makassar,” ujarnya.

Appi mengaku sudah menyiapkan hal tersebut. Terutama mengundang sejumlah investor yang bakal membantu pembangunan stadion. “Mudah-mudahan dalam minggu depan dan minggu ini ada salah satu investor yang akan masuk,” ujarnya.
Appi memperkirakan, pembangunan stadion di Makassar bisa mencapai Rp400-500 miliar kapasitas 20.000 kursi. Tak menutup kemungkinan, Appi mengambil opsi pembangunan stadion yang lebih kecil.
“Tapi kan ada beberapa stadion yang di bangun dengan kapasitas lebih kecil dan lebih murah. Ada empat stadion di Thailand yang dibangun lebih cepat, bisa sampai 1 tahun, menghabiskan sekitar Rp200 miliar. Yang jelas stadion ini bersandar internasional,” ungkapnya.
Salah satu lokasi potensial untuk pembangunan stadion adalah lahan milik pemerintah kota yang terletak di Untia. Menurut Munafri, lokasi ini memiliki potensi strategis untuk pengembangan stadion beserta infrastruktur pendukungnya.
Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan lokasi di Mattoanging, Munafri menegaskan bahwa kawasan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
“Matoanging itu di luar wilayahnya kita. Itu kan punya pemerintah Provinsi. Itu haknya ada sama pemerintah provinsi,” jelas Ketua DPD II Golkar Kota Makassar ini.
Comment