Makassar, Respublica— Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar angkatan kedua di Hotel Grand Asia Makassar, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Faruq menegaskan bahwa anggota dewan memiliki tugas sebagai pelayan masyarakat yang siap membantu menjembatani berbagai persoalan warga, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik.

“Saya anggota dewan pelayan bagi masyarakat. Kalau ada keperluan atau urusan yang susah-susah, boleh disampaikan ke saya. Semoga bisa jadi jembatan agar urusan itu bisa diselesaikan,” ujar Anwar.
Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan itu mengatakan keberadaan anggota dewan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik akan tumbuh apabila wakil rakyat mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi warga.
“Ini dimanfaatkan, tapi yang paling penting keberadaan anggota dewan dirasakan masyarakat. Kalau tidak ada manfaatnya, mungkin tidak terpikir kembali,” katanya.

Anwar mencontohkan sejumlah persoalan administrasi kependudukan yang berhasil dibantu penyelesaiannya melalui koordinasi dengan Disdukcapil. Salah satunya terkait pengurusan akta kelahiran yang sempat terkendala meski pengajuannya telah dilakukan secara daring.
“Kemarin batas terakhir masuk surat akta lahir sudah dilakukan online tapi belum selesai. Kami ada relasi dengan Dinas Kependudukan, sehingga terlaksana dengan cepat dan hari itu juga selesai,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk terlebih dahulu menempuh prosedur yang tersedia di tingkat kelurahan maupun instansi terkait sebelum meminta bantuan kepada anggota dewan.
“Jangan juga belum apa-apa, belum ke kantor kelurahan sudah minta tolong. Kita berusaha dulu, susah ki, bolak-balik ki, baru melapor ke anggota dewan,” pesannya.
Selain persoalan administrasi, Anwar juga mendorong warga untuk aktif melaporkan berbagai permasalahan lingkungan dan fasilitas umum di wilayahnya. Ia mengaku telah menindaklanjuti laporan lampu jalan yang padam di Kecamatan Tamalate dengan menyampaikannya kepada instansi terkait.
“Ternyata di Tamalate ada lampu yang mati. Sudah saya foto dan kirim ke Dinas Perhubungan agar terang kembali,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat dapat menjadi mitra dalam mengawasi kondisi lingkungan sekitar dengan menyampaikan berbagai keluhan yang ditemukan, seperti saluran drainase bermasalah maupun jalan yang rusak.
“Jadi, kalian sebagai mata saya. Kalau lihat selokan atau jalan rusak, sampaikan ke saya. Karena saya tidak bisa pantau semua,” pungkasnya.
Comment